Hari Raya Nyepi merupakan salah satu perayaan paling sakral bagi umat Hindu di Bali. Pada hari tersebut, seluruh aktivitas di Pulau Dewata dihentikan selama 24 jam sebagai bentuk refleksi diri dan penyucian alam semesta. Suasana Bali pun berubah drastis, jalanan menjadi sepi, lampu dipadamkan, bandara ditutup, dan masyarakat diminta tetap berada di rumah.
Aturan ini tidak hanya berlaku bagi masyarakat lokal, tetapi juga bagi wisatawan yang sedang berlibur di Bali. Banyak turis yang mungkin bertanya-tanya, apa yang akan terjadi jika seseorang keluar rumah atau meninggalkan hotel saat Nyepi berlangsung? Berikut penjelasannya untukmu!
