Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
British Airways Izinkan Penumpang Video Call di Pesawat, Benarkah?
ilustrasi British Airways (unsplash.com/Isaac Struna)
  • British Airways mengumumkan izin bagi penumpang untuk melakukan panggilan suara dan video di pesawat melalui jaringan Wi-Fi Starlink berkecepatan tinggi.
  • Penerbangan pertama dengan layanan Wi-Fi Starlink berlangsung pada Maret 2026, memungkinkan akses internet gratis serta penggunaan platform komunikasi dan streaming selama perjalanan.
  • British Airways menjadi maskapai Inggris pertama yang memasang Wi-Fi Starlink di seluruh armadanya, dengan biaya akses internet bervariasi antara 2,99 hingga 21,99 pound sterling.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Maskapai di dunia terus berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan yang paling mutakhir bagi pelanggan. Baru-baru ini, British Airways mengumumkan akan mengizinkan penumpang melakukan panggilan suara maupun video di atas pesawat.

Dengan semua armada yang akan dilengkapi dengan Wi-Fi Starlink, British Airways akan membuat penumpang tetap terhubung meski berada di ketinggian 30.000 kaki. Namun, pastinya terdapat aturan khusus dari maskapai yang harus dipatuhi.

1. British Airways akan izinkan penumpang video call di pesawat

ilustrasi seseorang yang menggunakan smartphone di pesawat (unsplash.com/Imansyah Muhamad Putera)

Ada kabar bahagia bagi yang suka traveling. Penumpang British Airways akan bisa menjangkau internet yang super cepat dan tanpa hambatan selama berjam-jam di pesawat lewat Wi-Fi Starlink. Layanan ini dapat diakses oleh pelanggan maskapai yang berbasis di London, Inggris tersebut, mulai dari business class hingga economy class.

Dilansir Travel + Leisure, dengan Wi-Fi Starlink, British Airways juga akan mengizinkan pelanggan untuk melakukan panggilan suara dan video selama penerbangan. Namun, panduan yang diterbitkan di bagian situs web maskapai yang menjelaskan layanan internet baru tersebut memperingatkan penumpang untuk bersikap saling menghormati.

"Jika kamu sedang melakukan panggilan, jaga agar suara tetap rendah dan gunakan headphone untuk menghindari mengganggu penumpang yang lain," tulis British Airways.

2. Penerbangan pertama British Airways dengan Wi-Fi Starlink pada Maret 2026

ilustrasi British Airways (unsplash.com/Rama Laksono)

Penerbangan dengan Wi-Fi Starlink pertama British Airways lepas landas pada Maret 2026 lalu, yang menawarkan akses internet gratis sepanjang perjalanan dari London, Inggris, ke Houston, Texas. Penumpang dapat melakukan panggilan suara dan video di berbagai platform, seperti FaceTime, WhatsApp, Zoom, dan Teams, selama mereka menggunakan headphone dan menjaga suara tetap rendah.

Berkat adanya Wi-Fi Starlink, penumpang juga bisa menggunakan media sosial hingga menonton konten di platform streaming, seperti Netflix dan Amazon Prime, tanpa harus mengunduh terlebih dahulu. Tentunya, layanan internet baru ini merupakan bukti nyata dari British Airways yang terus berupaya untuk memberikan fasilitas yang paling mutakhir bagi pelanggan mereka.

3. British Airways jadi maskapai Inggris pertama yang pasang Wi-Fi Starlink

ilustrasi British Airways (unsplash.com/Nithin Shetty)

Namun, British Airways hingga saat ini masih mengharuskan penumpang membayar antara 2,99 pound sterling dan 21,99 pound sterling jika ingin mengakses internet di pesawat. Biayanya begitu bervariasi tergantung pada apakah mereka mengirim pesan ataupun melakukan streaming konten dan lamanya penerbangan.

Dilansir TimeOut, British Airways berharap dapat meluncurkan Wi-Fi Starlink di seluruh armadanya yang berjumlah lebih dari 300 pesawat dalam dua tahun ke depan. Meski sudah banyak maskapai di dunia yang menawarkan layanan internet gratis ini, British Airways akan menjadi maskapai Inggris pertama yang memasangnya.

"Kami tahu bahwa tetap terhubung itu penting bagi orang-orang, baik mereka yang bepergian untuk bekerja atau pergi berlibur, dan Starlink akan memberi pelanggan kami Wi-Fi yang cepat dan andal yang mengubah pengalaman di dalam pesawat," tutur Sean Doyle, kepala eksekutif British Airways.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team