Membayangkan perjalanan ke Jepang sering kali identik dengan pemandangan bunga sakura yang bermekaran di sepanjang jalan, kuil, dan taman kota. Keindahan kelopak bunga berwarna merah muda pucat ini memang menjadi magnet kuat yang menarik jutaan wisatawan dari seluruh dunia setiap tahunnya. Momen ini bukan sekadar fenomena alam, tetapi juga perayaan budaya yang mendalam bagi masyarakat Jepang, yang dikenal dengan sebutan hanami atau tradisi menikmati keindahan bunga.
Namun, merencanakan perjalanan untuk menyaksikan sakura tidak semudah kelihatannya. Banyak yang mengira musim mekar sakura hanya terjadi serentak di seluruh negeri pada bulan April. Kenyataannya, waktu mekar bunga ikonik ini sangat bervariasi, tergantung pada lokasi geografis dan kondisi cuaca setiap tahunnya.
Pergerakan mekarnya bunga dari selatan ke utara ini dikenal dengan istilah sakura zensen atau "barisan depan sakura" yang dipantau secara saksama oleh badan meteorologi Jepang. Oleh karena itu, mengetahui kapan dan ke mana harus pergi adalah kunci untuk mendapatkan pengalaman berburu sakura yang tak terlupakan.
