Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi maskapai ETIHAD
ilustrasi maskapai ETIHAD (unsplash.com/Michael)

Intinya sih...

  • Daftar “maskapai paling aman 2026” disusun berdasarkan evaluasi berbasis data operasional yang dapat dilacak (bukan sensasi), termasuk jumlah penerbangan, usia armada, riwayat insiden serius, hasil audit keselamatan internasional, pelatihan pilot, dan kepatuhan standar global.

  • Perbedaan skor antar-maskapai umumnya tipis, sehingga maskapai yang masuk peringkat teratas sama-sama berada pada level keselamatan tinggi; konsistensi perawatan pesawat dan kesiapan kru menghadapi turbulensi ikut memengaruhi posisi.

  • Kategori full service menempatkan Etihad di posisi teratas, diikuti Cathay Pacific, Qantas, Qatar Airways, Emirates, Air New Zealand, Singapore Airlines, EVA Air, Virgin Australia, dan Korean Air.

  • Kategori low cost dipimpin HK Express, lalu Jetstar Airways, Scoot, flydubai, easyJet Group, Southwest Airlines, airBaltic, VietJet Air, Wizz Air Group, dan AirAsia Group—menegaskan bahwa tiket murah tidak otomatis berarti standar keselamatan lebih rendah.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Keselamatan masih menjadi pertimbangan utama ketika memilih maskapai penerbangan untuk bepergian, terutama di tengah meningkatnya frekuensi perjalanan udara lintas negara. Tahun 2026 menghadirkan banyak pilihan maskapai dengan standar keamanan yang semakin ketat dan teknologi penerbangan yang terus diperbarui.

Daftar maskapai penerbangan paling aman 2026 tidak disusun berdasarkan sensasi, melainkan melalui penilaian data operasional yang konsisten dan dapat dilacak. Informasi ini penting bagi pelancong yang ingin merasa lebih tenang sejak proses pemesanan hingga mendarat di tujuan.

Dilansir Airline Ratings, ini gambaran maskapai yang dinilai unggul dalam hal keselamatan penerbangan 2026. Ada pula daftar maskapai penerbangan paling aman yang mencakup maskapai full service dan low cost airline.

1. Penilaian keselamatan maskapai disusun dari data operasional global

Cathay Pacific (unsplash.com/Fasyah Halim)

Penilaian maskapai paling aman 2026 mengacu pada pemantauan ratusan operator penerbangan di berbagai negara. Lembaga pemeringkat independen, seperti Airline Ratings, menilai maskapai dari jumlah penerbangan tahunan, usia armada, riwayat insiden serius, hingga hasil audit keselamatan internasional. Pendekatan ini membuat penilaian tidak bertumpu pada satu kejadian, melainkan pada pola keselamatan jangka panjang. Data pilot training dan kepatuhan terhadap standar global juga menjadi bagian penting dalam proses seleksi.

Dalam praktiknya, perbedaan skor antarmaskapai sering kali sangat tipis. Artinya, maskapai yang masuk daftar teratas umumnya sama-sama berada pada level keselamatan tinggi. Faktor seperti konsistensi perawatan pesawat dan kesiapan kru menghadapi kondisi turbulensi ikut memengaruhi peringkat. Bagi pelancong, hasil penilaian ini dapat menjadi referensi awal sebelum memilih maskapai, tanpa perlu membaca laporan teknis yang rumit.

2. Maskapai full service unggul berkat armada muda dan teknologi kokpit

Qantas (unsplash.com/Tom Photography)

Kategori full service menempatkan maskapai dengan layanan lengkap sekaligus standar keselamatan tinggi. Pada 2026, Etihad menempati posisi teratas berkat armada yang relatif muda dan catatan bebas kecelakaan fatal. Investasi pada sistem kokpit modern serta teknologi mitigasi turbulensi menjadi nilai tambah yang signifikan. Tingkat insiden per penerbangan yang rendah menunjukkan efektivitas prosedur operasional yang dijalankan secara konsisten.

Selain Etihad, sejumlah nama lain juga masuk jajaran teratas karena reputasi keselamatan yang terjaga selama bertahun-tahun. Maskapai seperti Qantas dan Singapore Airlines dikenal disiplin dalam audit internal dan pelatihan kru. Keunggulan ini membuat maskapai full service sering dipilih untuk penerbangan jarak jauh. Bagi pelancong, memilih kategori ini biasanya berarti mendapatkan kombinasi antara kenyamanan dan rasa aman selama perjalanan.

3. Daftar maskapai penerbangan paling aman 2026

Jetstar Airways (unsplash.com/Will Waters)

Maskapai berbiaya rendah sering dianggap mengorbankan keselamatan, padahal penilaian 2026 menunjukkan hasil sebaliknya. HK Express memimpin kategori low cost berkat armada modern dan tingkat insiden yang sangat rendah. Audit keselamatan di dalam kabin dan prosedur darurat yang hampir tanpa catatan pelanggaran menjadi poin penting. Hal ini membuktikan bahwa harga tiket terjangkau tidak selalu berarti standar keselamatan lebih rendah.

Perlu dicatat bahwa selisih skor keselamatan antarmaskapai low cost juga sangat kecil. Banyak operator dalam daftar ini mematuhi standar internasional yang sama ketatnya dengan maskapai full service. Dengan begitu, pelancong tetap dapat memilih maskapai low cost untuk efisiensi biaya tanpa mengabaikan faktor keselamatan. Pemahaman ini membantu mengubah persepsi lama tentang penerbangan hemat yang sering disalahartikan.

Daftar maskapai penerbangan paling aman 2026

Full service airlines:

  1. Etihad

  2. Cathay Pacific

  3. Qantas

  4. Qatar Airways

  5. Emirates

  6. Air New Zealand

  7. Singapore Airlines

  8. EVA Air

  9. Virgin Australia

  10. Korean Air

Low cost airlines:

  1. HK Express

  2. Jetstar Airways

  3. Scoot

  4. flydubai

  5. easyJet Group

  6. Southwest Airlines

  7. airBaltic

  8. VietJet Air

  9. Wizz Air Group

  10. AirAsia Group

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team