Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret kegiatan Grebeg Sudiro di Kota Solo
Potret kegiatan Grebeg Sudiro di Kota Solo (IDN Times/Larasati Rey)

Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan suasana meriah, penuh warna, dan sarat makna budaya. Memasuki tahun 2026, berbagai kota di Indonesia kembali menyiapkan serangkaian event perayaan Imlek yang menarik.

Di antaranya seperti festival lampion, atraksi barongsai dan liong, hingga pertunjukan seni dan bazar kuliner khas Tionghoa. Momen ini bukan hanya dinanti masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang terbuka untuk siapa saja.

Bagi kamu yang ingin merasakan atmosfer Imlek yang berbeda, menjelajah berbagai kota di Indonesia bisa jadi pilihan seru. Setiap daerah menghadirkan perayaan dengan ciri khasnya masing-masing, baik dari konsep acara, lokasi, hingga tradisi yang ditampilkan.

Catat baik-baik, berikut deretan event Imlek di berbagai kota di Indonesia yang siap menyambut Tahun Baru Imlek 2026 dengan semarak berikut ini!

1. Grebeg Sudiro, Solo.

Grebeg Sudiro di Kota Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Agenda kebudayaan tahunan yang selalu ramai di Surakarta atau Solo adalah Grebeg Sudiro. Berbeda dengan acara Imlek di tempat lain yang biasanya hanya menampilkan satu jenis kebudayaan, Grebeg Sudiro ini menggabungkan budaya Jawa dan Tionghoa, lho!

Pada 2026 ini, rangkaian Grebeg Sudiro akan berlangsung selama di beberapa titik kota Solo. Ada pun rangkaian acaranya sebagai berikut:

  1. Umbul Mantram.
    Tanggal 5 Februari 2026 pukul 18.00 WIB-selesai di Kelurahan Sudiroprajan, Solo.

  2. Wisata Perahu Hias.
    Tanggal 6-21 Februari 2026 pukul 17.00 WIB-selesai di Kali Pepe, Solo.

  3. ⁠Festival Kuliner Pembauran.
    Tanggal 6-17 Februari 2026 di Ketandan, Solo.

  4. ⁠Bazar UMKM dan Showdratari Kreasi Baru.
    Tanggal 10-16 Februari 2026 di Balai Kota Surakarta, Solo.

  5. Karnaval Budaya.
    Tanggal 15 Februari 2026 pukul 13.00 WIB-selesai di kawasan Pasar Gede, Solo.

  6. Malam Heritage in Harmony dan Pesta Kembang Api.
    Tanggal 16 Februari 2026 pukul 18.00 WIB-selesai di kawasan Pasar Gede dan Balai Kota Surakarta, Solo.

2. Festival Imlek 2577 dan Cap Go Meh 2026 Singkawang

Puncak perayaan Cap Go Meh 2025 di Singkawang (IDN Times/Adpim)

Dikenal sebagai Kota Seribu Kelenteng, Kota Singkawang menggelar perayaan Tahu Baru Imlek dan Cap Go Meh yang meriah setiap tahunnya, bahkan menjadi perayaan terbesar se-Indonesia. Wisatawan dari berbagai wilayah, bahkan luar negeri, datang ke sini untuk menyaksikan rangkaian acaranya.

Melansir akun Instagram resmi @festivalcapgomehsingkawang, Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang 2026 akan berlangsung dengan sangat meriah selama 15 Februari-4 Maret. Ada acara Hias Kota, Opening Ceremony, Pentas Pagelaran Seni Ragam Budaya dan Etnis, Lunar New Year Countdown, Taman Ma Dao Cheng Gong, Festival Kuliner Cap Go Meh, Pawai Festival Lampion, Ritual Ket Sam Thoi, Perlelangan, Festival Cap Go Meh 2026, dan Closing Ceremony. Seru banget, kan?

3. Pasar Imlek Semawis, Semarang.

Gelaran Pasar Imlek Semawis 2025 di kawasan Pecinan Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Pecinan Semarang selalu jadi magnet yang menarik saat Tahun Baru Imlek. Kawasan ini cukup penting dalam sejarah Kota Lumpia, terutama dalam hal budaya dan kuliner. Lokasinya berada di Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, tak jauh dari Kota Lama Semarang.  

Masyarakat keturunan Tionghoa menghuni Pecinan Semarang ini sejak pertengahan abad ke-18. Bangunan dan rumahnya banyak yang masih mempertahankan arsitektur atap pelana kuda khas Tionghoa.

Setiap tahunnya, Pecinan Semarang akan menggelar Pasar Imlek Semawis. Tahun 2026 ini, acara tersebut berlangsung pada 13-15 Februari 2026. Aksesori atau ornamen yang didominasi warna merah akan menghiasi kawasan ini atau sepanjang Jalan Wotgandul. Kamu bisa menyaksikan atraksi barongsai dan liong, bazar kuliner, hingga pertunjukan budaya lainnya.

4. Imlek Vaganza di Wisata Sam Poo Kong, Semarang

Objek wisata Sam Poo Kong Semarang (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Selain Pasar Imlek Semawis, di Semarang juga ada acara Imlek Vaganza yang digelar di kawasan Wisata Sam Poo Kong. Acara bertajuk Harmoni Nusantara itu akan digelar pada 14–17 Februari 2026 dengan sangat meriah dan menjunjung keberagaman budaya Nusantara. Ada pertunjukan Barongsai Tonggak, Rampak Buto, Jaranan, dan masih banyak hiburan seru lainnya.

Wisata Sam Poo Kong sendiri diyakini sebagai tempat pendaratan pertama Laksamana Cheng Ho dari China. Lokasinya berada di Jalan Simongan Nomor 129, Bongsari, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.

Wisatawan bisa menjelajahi kompleks ini dan belajar tentang sejarahnya, serta mengunjungi Kelenteng Sam Poo Kong, tempat pemujaan Dewa Bumi, dan makam Kyai Juru Mudi atau Wang Jing Hong (juru mudi Laksamana Cheng Ho).

5. Red Festival di Royal Plaza Surabaya

Kalau ke Surabaya saat Tahun Baru Imlek, mampirlah ke Atrium Utama Royal Plaza Surabaya. Pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Ahmad Yani tersebut menggelar Red Festival 2026 pada 13-22 Februari nanti.

Ada pun rangkaian acaranya sebagai berikut:

  1. Barongsai Performance tanggal 12-14, 16, 18 Februari 2026,

  2. Romantic Oriental Broadway Show tanggal 13-15 Februari 2026,

  3. Bian Lian Performance tanggal 16-9 Februari 2026,

  4. The Legend of Cheng Ho tanggal 20-22 Februari 2026,

  5. Roda Keberuntungan tanggal 1-15 Februari 2026,

  6. Hujan Angpao tanggal 16 Februari 2026, dan

  7. Kuliner Pecinan Halal Food tanggal 13-22 Februari 2026.

6. Lunar New Year Festival: The Gilded Stallion Celebration, Tunjungan Plaza Surabaya

Untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2026, Tunjungan Plaza Surabaya akan menggelar Lunar New Year Festival: The Gilded Stallion Celebration selama 13–15 Feburari dan 16–17 Februari 2026 di Tunjungan Plaza 6 Atrium. Pengunjung akan diajak merayakan tahun kuda api dengan pertunjukan barongsai dan Cai Shen Ye Prosperity Dance.

Demikian deretan event Tahun Baru Imlek di berbagai kota di Indonesia 2026 yang gak boleh kamu lewatkan. Kamu mau datang ke event mana saja, nih?

Editorial Team