Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Fakta Hutan Monyet Ubud, Tempat Penuh Misteri dan Tradisi di Bali
potret pintu masuk Hutan Monyet Ubud (commons.wikimedia.org/William Cho)

Hutan Monyet Ubud adalah salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi di Bali. Tempat ini merupakan situs suci bagi masyarakat setempat dan rumah bagi lebih dari 600 monyet. Pengunjung dapat melihat dan belajar tentang monyet-monyet tersebut dalam lingkungan yang aman. Selain itu, bagus untuk keluarga yang menginginkan perjalanan yang menyenangkan dan mendidik.

Hutan Monyet Ubud terletak di dekat kota Ubud. Lokasinya berada di area hutan sekitar 2 km dari pusat kota. Pengunjung dapat mencapai lokasi ini dalam waktu sekitar 10 menit dengan mobil. Yuk, simak fakta unik tentang Hutan Monyet Ubud berikut ini, guys!

1. Tempat manusia dan monyet hidup berdampingan

potret seekor makaka berekor panjang di Hutan Monyet Ubud (commons.wikimedia.org/Jakub Hałun)

Hutan Monyet Ubud adalah kawasan lindung tempat manusia dan monyet hidup berdampingan di ruang alam. Tempat ini berfungsi sebagai rumah bagi monyet, lokasi pura Hindu, dan pelestarian alam. Pengunjung dapat berjalan di sepanjang jalan setapak berbatu dan menikmati pemandangan hutan yang sejuk. Kawasan ini juga memiliki sungai dan pelataran yang masih digunakan untuk acara keagamaan, tambah Bali Holiday Secrets.

Monyet-monyet di Hutan Monyet Ubud, yang dikenal sebagai makaka berekor panjang Bali, hidup bebas tanpa kandang. Hutan ini lebih dari sekadar tempat untuk melihat hewan, karena juga memiliki nilai budaya yang mendalam. Desainnya mengikuti kepercayaan Hindu Bali tentang kehidupan dan alam. Menunjukkan keseimbangan antara manusia, alam, dan kehidupan spiritual.

2. Memiliki beberapa pura kuno

potret Pura Dalem Agung di dalam Hutan Monyet Ubud (commons.wikimedia.org/っ)

Beberapa pura kuno di Hutan Monyet Ubud membantu menghubungkan kehidupan manusia dan monyet. Penduduk setempat menganggap hutan dan pura sebagai tempat suci. Pengunjung dapat menjelajahi area pura sambil mempelajari kepercayaan dan budaya setempat. Selama kunjungan, monyet juga dapat terlihat berkeliaran di sekitar halaman pura.

FINNS Beach Club menyebutkan bahwa Pura Dalem Agung adalah pura utama di area barat daya hutan. Pura ini digunakan untuk menghormati Hyang Widhi dalam wujud Siwa, dewa Hindu yang terkait dengan siklus kehidupan. Dibangun sekitar tahun 1350 M, pura ini juga dikenal sebagai "Putra Kematian" dalam bahasa setempat. Sekelompok monyet ekor panjang sering berada di dekat bagian depan pura.

3. Terdapat juga patung komodo

potret patung komodo di dalam Hutan Monyet Ubud (commons.wikimedia.org/Philip Nalangan)

Pengunjung perlu berjalan lebih jauh ke dalam hutan untuk menemukan patung-patung ini. Perjalanan mungkin memakan waktu, tetapi patung-patung itu menarik untuk dilihat. Menggambarkan sepasang komodo yang ditempatkan di sepanjang sisi tangga. Desainnya mirip dengan figur naga yang sering ditemukan di tangga kuil.

Hutan ini memiliki banyak sekali tanaman asli dan pohon-pohon tinggi. Lingkungan alaminya menciptakan suasana kaya dan hijau. Banyak bagian penuh dengan keindahan alam. Tanaman yang lebat dan jalan setapak di hutan memberikan Hutan Monyet Ubud tampilan yang unik dan penuh petualangan.

4. Panduan berkunjung ke Hutan Monyet Ubud

potret kuil mata air suci di Hutan Monyet Ubud (commons.wikimedia.org/rheins)

Monyet-monyet di Hutan Monyet Ubud dapat dilihat sepanjang tahun. Mereka tetap aktif dan bergerak dalam berbagai kondisi cuaca. Pengunjung yang menginginkan kunjungan lebih tenang sebaiknya datang lebih awal, sekitar pukul 08.30, sebelum keramaian pengunjung meningkat. Area kremasi dan pemakaman sering kali lebih sepi, sehingga dapat dikunjungi di akhir perjalanan.

Harga tiket masuk lebih murah pada hari kerja dibandingkan akhir pekan. Pada hari kerja, dewasa membayar Rp80.000, sedangkan anak-anak di bawah 12 tahun membayar Rp60.000. Pada akhir pekan, harganya Rp100.000 untuk dewasa dan Rp80.000 untuk anak-anak, sedangkan anak-anak di bawah tiga tahun dapat masuk secara gratis. Pengunjung dapat membayar dengan uang tunai atau kartu bank.

Hutan Monyet Ubud lebih dari sekadar tempat untuk melihat monyet-monyet aktif, karena juga menampilkan kekayaan budaya dan kepercayaan Bali. Dengan pemandangan alam dan adat istiadat setempat, hutan ini memberikan pengunjung pengalaman kunjungan istimewa dan bermakna.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article