Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi festival perang air
ilustrasi festival perang air (pexels.com/Prokash Majumder)

Ada banyak kegiatan untuk merayakan Tahun Baru Imlek di Indonesia. Salah satunya adalah Festival Perang Air atau Cian Cui yang digelar di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Festival Cian Cui merupakan tradisi unik berupa saling siram air secara massal yang melibatkan ribuan peserta dari masyarakat lokal maupun wisatawan. Perang air ini menggunakan peralatan sederhana seperti selang, ember, hingga semprotan air sebagai simbol kebersamaan, kegembiraan, dan harapan keberuntungan di awal tahun. Bahkan, tradisi ini telah resmi masuk dalam kalender pariwisata nasional Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, lho!

Ingin tahu lebih banyak tentang tradisi ini? Yuk, simak ulasan lengkap tentang Festival Cian Cui atau Festival Perang Air Riau 2026 di bawah ini!

1. Asal usul Festival Perang Air Selatpanjang

keseruan Festival Perang Air di Selatpanjang (instagram.com/pariwisata.riau)

Perang Air yang dalam bahasa Hokian disebut Cian Cui ini berawal dari cara anak-anak setempat untuk mengisi waktu selama perayaan Imlek dengan saling menyiram air. Kebiasaan turun-temurun ini pun dikemas menjadi festival pariwisata yang unik dan meriah.

Festival Cian Cui menyatukan seluruh lapisan masyarakat dalam permainan air, parade budaya, hingga bazar kuliner. Jalan utama kota berubah menjadi arena permainan air raksasa yang meriah dan menyenangkan. Perang Air Selatpanjang pun menjadi satu-satunya festival perang air di Indonesia dan salah satu dari dua di dunia.

2. Lokasi Festival Perang Air Selatpanjang

Festival Perang Air Cian Cui di Selatpanjang (instagram.com/visitmeranti)

Dilansir dari akun Instagram @karismaeventnusantara, Festival Perang Air 2026 akan berlangsung mulai tanggal 17 Februari 2026 hingga 22 Februari 2026 mendatang. Jalan yang digunakan untuk perang air ini adalah Jalan Tebingtinggi, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini, dan Jalan Imam Bonjol.

Pelaksanaan Cian Cui dimulai siang hari pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Selama waktu tersebut, kamu bisa mengikuti aktivitas perang air yang seru dan penuh warna.

3. Daya tarik Festival Perang Air Selatpanjang

saling siram air dalam Festival Perang Air di Selatpanjang (instagram.com/pariwisata.riau)

Daya tarik utama Festival Perang Air di Selatpanjang terletak pada pengalaman unik dan interaktif yang jarang ditemui di festival budaya lain. Kamu bisa ikut serta dalam aksi siram air massal di jalanan kota dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat.

Jalan-jalan utama kawasan ini berubah menjadi ruang perayaan terbuka yang penuh tawa, kegembiraan, dan kebersamaan. Di festival ini, warga lokal dan wisatawan akan berkeliling dengan sepeda motor, becak, atau kendaraan roda tiga (becak motor) sambil membawa pistol air, gayung, dan perlengkapan lainnya untuk saling menyemprot air. Serunya lagi, mereka tidak marah dan justru tertawa gembira saat saling menyiram air.

Tradisi ini pun sebagai simbol keberuntungan, kegembiraan, pembersihan diri, serta awal yang baik di Tahun Baru Imlek. Sebuah perpaduan antara tradisi Tionghoa, kearifan lokal Melayu, suasana kota pesisir, serta partisipasi publik yang spontan menjadikan festival ini bukan hanya tontonan tapi juga pengalaman langsung dan seru.

4. Tips mengikuti Festival Perang Air Selatpanjang

ilustrasi festival perang air (pexels.com/Shaga Tripura)

Bagi kamu yang tertarik untuk ikut serta dalam Festival Perang Air Selatpanjang, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Kenakan pakaian yang nyaman dan tidak masalah jika basah kuyup karena kamu harus bersiap untuk disiram air dari segala arah.

  • Kamu bisa membawa peralatan air sendiri seperti pistol air berukuran besar atau gayung dan ember berisi air. Jika ingin melindungi mata dari cipratan air, bisa juga membawa kacamata renang.

  • Gunakan plastik kedap air atau dry bag untuk melindungi barang-barang berharga seperti handphone, dompet, dan kunci.

  • Bawa air minum secukupnya agar terhidrasi di tengah keriuhan Festival Perang Air.

  • Tetap menjaga kebersihan dengan tidak buang sampah sembarangan di sekitar lokasi festival.

  • Kamu juga bisa menikmati kuliner lokal selama festival berlangsung maupun setelah ikut serta dalam perang air.

Festival Perang Air atau Festival Cian Cui di Selatpanjang, Riau bukan hanya sekadar ajang hiburan, tapi juga representasi tradisi unik Indonesia yang mampu menggabungkan budaya, pariwisata, serta ekonomi lokal. Jadi, sudah siap ikut serta berbasah-basahan sambil perang air di Riau?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team