Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Green Island Banyuwangi: Cara Menuju dan Informasi Wisata
Green Island Banyuwangi (google.com/maps/yudiyani saputri)

Banyuwangi emang gak pernah kehabisan stok wisata alam keren yang bikin mata melongo. Setelah sempat viral dengan Kawah Ijen dan Baluran, sekarang ada satu lagi destinasi yang lagi naik daun banget: Green Island. Banyak yang bilang kalau tempat ini adalah miniaturnya Raja Ampat karena gugusan pulaunya yang eksotis.

Buat kamu yang udah gatal pengen liburan tapi masih bingung gimana cara menuju Green Island Banyuwangi, tenang aja. Kali ini kita bakal bahas tuntas cara ke sana agar rencana jalan-jalan kamu makin lancar jaya. Yuk, simak ulasannya!

1. Menuju titik keberangkatan (Pantai Mustika)

ilustrasi pantai di Banyuwangi (unsplash.com/Axel Bimashanda)

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menuju "pintu masuk" utamanya, yaitu Pantai Mustika. Lokasi pantai ini ada di Desa Pancer, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Kalau kamu berangkat dari pusat kota Banyuwangi, siapkan fisik dan mental karena perjalanan daratnya memakan waktu sekitar 2 jam lebih.

Kamu bisa pakai kendaraan pribadi seperti motor atau mobil. Jalannya sudah cukup bagus, kok meskipun kamu bakal melewati area hutan dan perbukitan yang asri. Nah, buat kamu yang gak bawa kendaraan sendiri atau datang dari luar kota lewat stasiun/bandara, pilihan paling bijak adalah sewa mobil atau motor dari kota Banyuwangi. Selain lebih santai, kamu juga gak bakal nyasar karena sopirnya pasti udah hafal jalan tikus menuju Pesanggaran.

2. Penyeberangan ke Green Island

ilustrasi kapal Ferry (pexels.com/Samet Kaplan)

Setelah sampai di Pantai Mustika dan parkir kendaraan, petualangan yang sesungguhnya dimulai. Di sini, kamu gak bisa langsung jalan kaki ke pulau, melainkan harus menyeberang menggunakan perahu nelayan yang sudah dimodifikasi untuk wisatawan.

Setibanya di Pantai Mustika, kamu bakal menemukan pos wisata yang menyediakan paket island hopping. Kamu bisa langsung daftar di tempat (on the spot). Ada dua sistem penyeberangan yang bisa kamu pilih: sewa perahu secara private kalau kamu bareng geng besar atau sharing cost kalau kamu datang sendirian dan pengen lebih hemat.

Tips penting buat kamu: kondisi ombak di selatan Banyuwangi itu kadang gak menentu. Jadi, sebelum berangkat, ada baiknya mencari informasi tentang cuaca. Jangan sampai udah jauh-jauh sampai lokasi, eh ternyata ombak lagi tinggi dan perahu gak boleh jalan.

Oh iya, kalau kamu tipe orang yang gak mau ribet, kamu bisa ikut open trip yang banyak ditawarkan agen wisata Banyuwangi. Biasanya paket ini udah lengkap, mulai dari jemput di hotel, sewa perahu, sampai dokumentasi kece. Ingat ya, waktu operasional perahu itu dari jam 08.00 sampai 17.00 WIB saja. Jangan datang kemalaman kalau gak mau gigit jari!

3. Aktivitas di Green Island

Green Island Banyuwangi (google.com/maps/Mifda)

Begitu perahu kamu bersandar di dermaga Green Island, jangan cuma bengong lihat airnya yang jernih! Ada beberapa hal seru yang wajib kamu lakukan di sini. Pertama, kamu perlu trekking sedikit untuk menuju puncak bukit. Jalurnya gak terlalu ekstrem, tapi tetap butuh tenaga ekstra.

Tapi percaya deh, semua rasa capek bakal hilang seketika begitu kamu sampai di puncak. Dari atas sini, kamu bisa melihat pemandangan hamparan Pulau Bedil yang sangat ikonik. Pemandangan tebing-tebing hijau di tengah laut ini yang bikin orang-orang menjulukinya sebagai miniatur Raja Ampat.

Puas foto-foto di bukit, kamu bisa lanjut eksplorasi pantainya yang masih bersih. Karena lokasinya satu jalur, biasanya para pemilik perahu juga bakal nawarin kamu buat mampir ke destinasi sekitar seperti Pulau Bedil atau Pantai Wedi Ireng yang gak kalah cantik. Jadi, sekali jalan, dua tiga pulau terlampaui!

4. Tips tambahan buat perjalanan kamu

Green Island Banyuwangi (google.com/maps/Baihaki Ubay)

Agar momen liburan kamu makin maksimal dan gak ada drama, ada beberapa hal kecil yang wajib kamu perhatikan. Pertama, soal waktu. Sangat disarankan buat sampai di lokasi pagi hari, sekitar jam 8 atau 9 pagi. Selain udaranya masih segar, kamu juga gak bakal kepanasan pas lagi trekking ke atas bukit. Matahari Banyuwangi kalau siang hari itu gak main-main panasnya!

Kedua, gunakan sandal yang nyaman atau sandal gunung untuk trekking. Jangan pakai high heels atau sepatu putih kesayangan kalau gak mau ribet sendiri. Jangan lupa bawa sunscreen, topi, dan kacamata hitam agar tetap kece di foto tanpa harus silau. Karena ini wisata air, bawa juga dry bag untuk menyimpan HP atau kamera kamu agar gak kena cipratan air laut.

Terakhir, bawa bekal air minum dan makanan ringan sendiri ya. Fasilitas di Green Island ini masih sangat terbatas, jadi jangan harap nemu minimarket di atas bukit. Pastikan juga kamu tidak membuang sampah sembarangan di pulau biar kecantikannya tetap terjaga.

Nah, itu dia panduan lengkap cara ke Green Island Banyuwangi. Gimana, gak sesulit yang dibayangkan, kan? Bungkus perlengkapan liburanmu, hubungi teman-temanmu, dan selamat menikmati keindahan Raja Ampat van Java!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team