Satu lagi gua di kaki Gunung Fuji yang bisa kamu kunjungi, namanya Gua Es Narusawa. Sesuai dengan namanya, pada awal tahun 1900-an sebelum adanya lemari es, gua tersebut digunakan untuk menyimpan es. Sebab, suhu di dalam gua biasanya tetap di bawah titik beku, bahkan saat musim panas.
Saat ini, jalan setapak di dalam gua masih dipenuhi balok-balok es besar, termasuk pada musim panas. Rute untuk susur gua berbentuk melingkar sepanjang 150 meter. Meski paling pendek, tetapi lokasinya menurun 21 meter di bawah langit-langit yang rendah dan perlu menuruni tangga yang licin.
Gua Es ini dapat dikunjungi kapan saja, karena buka setiap hari. Jam operasionalnya pukul 09.00–17.00, akan akan tutup lebih cepat saat musim dingin. Harga tiketnya 350 Yen (Rp37 ribu).
Seluruh gua tersebut dapat diakses menggunakan bus dari Stasiun Kawaguchiko. Jika ingin menuju Gua Kelelawar dan Gua Angin, maka naik Omni Bus Green Line. Sedangkan, tujuan Gua Es dan Gua Angin, perlu naik Omni Bus Blue Line.
Bagi kamu yang merasa tertantang, dapat mengunjungi ketiganya dalam sehari, karena mudah dijangkau satu sama lain dengan berjalan kaki. Kamu juga dapat menyewa pemandu atau peralatan khusus, helm biasanya sudah disediakan di pintu masuk. Tertarik mengunjungi gua-gua tersebut?