Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Informasi Wisata Museum Marsinah Nganjuk, Angkat Sejarah Aktivis Buruh Indonesia
Museum Marsinah (instagram.com/republikindonesia)

Di tengah suasana tenang kawasan Nganjuk, berdiri Museum Marsinah yang menghidupkan kembali kisah perjuangan Marsinah. Museum ini bisa menjadi ruang pembelajaran sejarah hingga daya tarik wisata berbasis budaya dan edukasi.

Ketika berkunjung ke sana, kamu akan diajak mengenal lebih dekat sosok Marsinah dan memahami perjalanannya melalui koleksi arsip, foto, dan dokumentasi di dalam museum. Tertarik untuk berkunjung ke museum yang baru dibuka ini? Yuk, simak informasi selengkapnya di bawah ini!

1. Apa itu Museum Marsinah?

sepeda ontel di dalam Museum Marsinah (instagram.com/republikindonesia)

Museum Marsinah adalah museum yang didedikasikan untuk mengenang tokoh pahlawan nasional dan aktivis buruh, Marsinah. Diresmikan pada tanggal 16 Mei 2026 kemarin, museum ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 938,6 meter persegi yang terdiri dari dua bagian utama. Bagian pertama adalah gedung pameran atau sejarah dan kedua adalah rumah singgah yang disediakan bagi para peziarah kuburan Marsinah dan pengunjung yang ingin beristirahat sejenak.

Di dalam museum terdapat berbagai barang pribadi Marsinah seperti sepeda ontel, seragam kerja, tas, ijazah, hingga piagam penghargaan. Koleksi-koleksi ini menggambarkan perjalanan hidup Marsinah dari masa kecil di Nganjuk hingga bekerja menjadi buruh pabrik.

2. Lokasi Museum Marsinah

suasana di dalam Museum Marsinah (instagram.com/republikindonesia)

Museum Marsinah berlokasi di Jalan Marsinah Nomor 7, Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Posisi museum ini cukup strategis karena gak jauh dari jalan utama provinsi dan bisa diakses dengan berbagai moda transportasi. Alamat lengkapnya pun sudah tersedia di peta online, sehingga bisa digunakan sebagai petunjuk jalan.

Lokasi Museum Marsinah dapat dijangkau dengan menggunakan kendaraan pribadi baik sepeda motor atau mobil. Di samping itu, kamu juga bisa menggunakan transportasi umum seperti kereta turun di Stasiun Nganjuk dan dilanjutkan dengan naik ojek atau taksi, naik bus dari berbagai kota, serta naik pesawat terbang turun Bandara Juanda Sidoarjo atau Bandara Dhoho Kediri dan dilanjutkan dengan naik kendaraan umum menuju kota Nganjuk.

3. Jam operasional dan harga tiket masuk

beberapa koleksi Museum Marsinah (instagram.com/republikindonesia)

Mengunjungi Museum Marsinah bisa dilakukan setiap hari. Tempat ini direncanakan beroperasi mulai pukul 10.00 sampai dengan 17.00 WIB sehingga amu bisa datang sejak pagi hari agar leluasa berkeliling di dalam area museum.

Untuk saat ini, museum ini dapat dikunjungi secara gratis oleh siapa pun. Selain menjadi tempat wisata edukasi, Museum Marsinah diharapkan dapat menjadi ruang belajar sejarah perjuangan buruh Indonesia bagi generasi muda.

4. Daya tarik Museum Marsinah

salah satu diorama dalam Museum Marsinah (instagram.com/republikindonesia)

Daya tarik utama Museum Marsinah meliputi pameran barang peninggalan pribadi seperti tas, sepeda ontel, pakaian, seragam, dompet, hingga tas jinjing yang digunakan Marsinah semasa hidupnya. Selain itu, kamu bisa melihat diorama situasi buruh pada tahun 1990-an. Terdapat visualisasi dan dokumen arsip yang menggambarkan tantangan serta perjuangan buruh Indonesia pada waktu itu.

Ruangan museum juga menampilkan perjuangan hidup Marsinah dan beberapa dokumen penting, seperti ijazah serta piagam penghargaan sebagai bentuk pengakuan negara terhadap kiprahnya. Museum ini dibangun bersandingan dengan makam Marsinah serta rumah keluarga sehingga memudahkan peziarah untuk melakukan napak tilas sejarah. Menariknya lagi, ada fasilitas rumah singgah yang dapat digunakan untuk beristirahat serta merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan hak pekerja.

5. Tips berkunjung ke Museum Marsinah

ilustrasi tidak memegang atau merusak koleksi museum (pexels.com/Laura Paredis)

Untuk mendapatkan pengalaman edukatif yang maksimal di Museum Marsinah, ada beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Waktu kunjungan terbaik dengan suasana lebih tenang dan menyimak arsip dengan leluasa adalah pagi hari saat hari-hari biasa atau weekdays.

  • Kamu bisa mengunjungi makam dan museum bersama. Kunjungi makam terlebih dahulu sebelum masuk ke museum agar lebih menghayati perjuangannya.

  • Pahami alur museum agar bisa berkeliling dan menikmati isinya dengan baik.

  • Gunakan pakaian yang sopan dan nyaman untuk berjalan-jalan serta berdoa di area makam.

  • Luangkan waktu untuk membaca dokumentasi dan arsip agar pengalaman berkunjung lebih bermakna.

  • Jangan menyentuh, mengangkat, atau menggeser koleksi yang ada di museum. Selain itu, jagalah kebersihan selama berada di dalam area museum.

Museum Marsinah bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga ruang untuk mengenang keberanian serta perjuangan hak asasi manusia di Indonesia. Museum ini menawarkan pengalaman wisata edukatif yang tenang, reflektif, sekaligus membuka wawasan tentang perjuangan buruh perempuan di tanah air. Bagi pencinta wisata sejarah dan edukasi, Museum Marsinah bisa menjadi destinasi menarik saat berkunjung ke Nganjuk, Jawa Timur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team