ilustrasi rumah kuno (unsplash.com/Yi Zhong)
Perjalanan hari pertama sebaiknya dimulai sejak pagi. Setibanya di Lasem, kamu bisa langsung menuju kawasan Kampung Karangturi dan Babagan yang menjadi pusat rumah-rumah tua Peranakan.
Destinasi pertama yang wajib dikunjungi adalah Omah Lawang Ombo. Rumah berusia ratusan tahun ini menyimpan banyak cerita tentang kejayaan pedagang Tionghoa di masa lalu. Arsitekturnya khas dengan pintu besar, halaman luas, serta ornamen klasik yang masih terjaga. Di sini, kamu bisa belajar sejarah sambil berburu foto estetik.
Setelah itu, lanjutkan ke Rumah Batik Nyah Lasem atau rumah produksi batik tulis khas Lasem. Batik Lasem terkenal dengan warna merah menyala yang disebut merah darah ayam. Kamu bisa melihat langsung proses pembuatannya, belajar filosofi motif, hingga membeli kain atau busana batik sebagai oleh-oleh.
Menjelang siang, saatnya berburu kuliner khas. Jangan lewatkan lontong tuyuhan, lontong cap go meh, dan soto lasem yang punya cita rasa unik perpaduan Jawa-Tionghoa. Sore harinya, kamu bisa check-in penginapan sambil bersantai sebelum melanjutkan agenda malam.