ilustrasi Dataran Tinggi Dieng (commons.wikimedia.org/Mhd Redha Maha)
Check-in ke homestay dilakukan sekitar pukul 17.00, tepat sebelum suhu udara di Dieng mulai turun drastis. Perlu kamu tahu, suhu malam hari di Dieng bisa mencapai 8 derajat Celsius, bahkan lebih rendah pada musim kemarau antara Juni—Agustus, sehingga membawa jaket tebal, kaus kaki, dan sarung tangan bukan sekadar pilihan melainkan kebutuhan utama.
Makan malam bersama di homestay biasanya menjadi momen paling hangat dalam perjalanan, di mana tuan rumah sering menghidangkan masakan rumahan, seperti sayur lodeh, tempe goreng, dan nasi putih panas, yang terasa begitu menyenangkan setelah seharian beraktivitas di udara dingin pegunungan.
Istirahat lebih awal sekitar pukul 19.00—20.00 WIB sangat dianjurkan, karena kamu harus bangun kembali pukul 03.00 untuk mengejar momen sunrise di Bukit Sikunir. Pilih homestay yang berlokasi tidak terlalu jauh dari jalur menuju bukit agar perjalanan dini hari tidak menguras terlalu banyak tenaga. Booking homestay sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari, terutama pada musim liburan sekolah dan akhir tahun, karena ketersediaan kamar di sekitar Dieng bisa habis dalam hitungan hari.