Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Da Nang, Vietnam
ilustrasi Da Nang, Vietnam (pexels.com/Kirandeep Singh Walia)

Da Nang adalah destinasi di Vietnam yang cocok untuk kamu yang ingin liburan singkat tapi tetap berkesan. Kota ini menawarkan perpaduan pantai cantik, alam pegunungan, dan ikon wisata yang mendunia. Kalau waktumu terbatas, itinerary seharian bisa jadi solusi paling pas untuk menjelajah Da Nang tanpa terburu-buru.

Bayangkan memulai hari dengan suara ombak, lalu menutupnya dengan pemandangan kota dari ketinggian. Semua bisa kamu lakukan dalam satu hari penuh yang terencana dengan baik. Yuk, ikuti itinerary seharian jelajah Da Nang berikut ini agar liburanmu makin maksimal.

1. Pagi hari di My Khe Beach, segarkan pikiran sejak awal

potret My Khe Beach (commons.wikimedia.org/Christophe95)

Mulailah pagi di My Khe Beach, pantai paling populer di Da Nang yang terkenal bersih dan luas. Datang lebih pagi membuat suasana terasa tenang dan cocok untuk jalan santai di tepi pantai. Udara segar dan panorama lautnya bikin mood langsung naik.

Selain menikmati pemandangan, kamu juga bisa sarapan di kafe sekitar pantai. Banyak tempat makan yang menyajikan menu lokal dan western dengan harga ramah. Waktu pagi di My Khe Beach pas untuk mengisi energi sebelum melanjutkan perjalanan.

2. Menjelajah Marble Mountains, perpaduan alam dan spiritual

potret Marble Mountains (commons.wikimedia.org/Dragfyre)

Setelah dari pantai, lanjutkan perjalanan ke Marble Mountains yang berjarak tak terlalu jauh. Kawasan ini terdiri dari lima gunung batu kapur dengan gua dan pagoda yang unik. Pemandangan dari atas gunung sangat memanjakan mata dan cocok untuk foto-foto.

Luangkan waktu untuk naik tangga dan menjelajah gua-gua alami di dalamnya. Suasana spiritual terasa kuat, namun tetap ramah bagi wisatawan. Jangan lupa pakai alas kaki yang nyaman agar kegiatan eksplorasi tetap aman dan menyenangkan.

3. Siang santai di pusat Kota Da Nang

potret Kota Da Nang (commons.wikimedia.org/Fa2f)

Menjelang siang, arahkan langkah ke pusat Kota Da Nang untuk makan siang. Kamu bisa mencoba kuliner khas Vietnam seperti mi quang atau banh xeo. Restoran lokal di pusat kota biasanya menawarkan rasa autentik dengan harga terjangkau.

Setelah makan, sempatkan berjalan santai di sekitar Han River. Area ini cocok untuk istirahat sejenak sembari menikmati suasana kota. Jika ingin belanja oleh-oleh, banyak toko kecil yang bisa kamu kunjungi.

4. Sore hari ke Ba Na Hills dan Golden Bridge

potret Golden Bridge (pexels.com/Celeste 2305)

Sore hari adalah waktu ideal menuju Ba Na Hills yang ikonik. Perjalanan dengan cable car menjadi pengalaman tersendiri karena menawarkan pemandangan pegunungan yang menakjubkan. Udara sejuk langsung terasa begitu tiba di atas.

Golden Bridge menjadi highlight utama yang wajib kamu kunjungi. Jembatan dengan tangan raksasa ini terlihat spektakuler dari berbagai sudut. Datang sore hari membuat cahaya lebih lembut dan foto terlihat makin estetik.

5. Malam hari menikmati Dragon Bridge dan kuliner lokal

potret Dragon Bridge (commons.wikimedia.org/Supanut Arunoprayote)

Tutup hari dengan kembali ke pusat kota untuk menikmati Dragon Bridge. Di malam hari, jembatan ini terlihat megah dengan lampu warna-warni. Jika datang di akhir pekan, kamu bisa menyaksikan atraksi naga menyemburkan api dan air.

Setelah itu, waktunya berburu makan malam. Pilih warung lokal atau night market untuk merasakan suasana malam Da Nang. Hidangan hangat dan suasana ramai jadi penutup hari yang pas.

Seharian di Da Nang terasa padat tapi tetap nyaman jika direncanakan dengan baik. Mulai dari pantai, pegunungan, hingga landmark ikonik, semuanya bisa kamu nikmati dalam satu hari penuh cerita. Siapkan kamera, sepatu nyaman, dan biarkan Da Nang memberi kejutan di setiap langkah perjalananmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team