Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jelajah Shizuoka Seharian, Kota Teh Hijau Terkenal di Jepang
ilustrasi Kota Shizuoka (pexels.com/Tien Nguyen)

Kalau kamu sedang merencanakan liburan singkat ke Jepang, Shizuoka bisa jadi pilihan yang sering terlewat tapi justru bikin jatuh hati. Kota ini dikenal sebagai penghasil teh hijau terbaik dan punya pemandangan Gunung Fuji yang memesona dari berbagai sudut. Bayangkan menikmati suasana tenang khas Jepang sambil tetap punya itinerary yang padat tapi santai.

Dengan waktu hanya sehari, kamu tetap bisa mengeksplorasi Shizuoka secara maksimal asal rutenya tepat. Mulai dari wisata alam, kuliner lokal, hingga spot ikonik, semuanya bisa kamu nikmati tanpa terburu-buru. Yuk, ikuti itinerary sehari di Shizuoka ini dan rasakan vibes liburan di Jepang yang berbeda.

1. Pagi hari di Nihondaira Yume Terrace, spot terbaik melihat Gunung Fuji

potret Nihondaira Yume Terrace (commons.wikimedia.org/663highland)

Mulailah hari dengan mengunjungi Nihondaira Yume Terrace yang terkenal akan pemandangan Gunung Fuji. Di pagi hari, udara masih segar dan langit biasanya cerah sehingga peluang melihat Gunung Fuji lebih besar. Tempat ini cocok untuk memulai itinerary Shizuoka dengan suasana yang tenang dan Instagramable.

Bangunan observatorium ini dirancang modern dengan sentuhan kayu khas Jepang. Kamu bisa berjalan santai di dek kayu sambil menikmati panorama Kota Shizuoka dan Laut Suruga. Jangan lupa datang lebih pagi agar bisa menikmati suasana tanpa keramaian.

2. Menjelang siang menikmati teh hijau di kebun teh Shizuoka

potret kebun teh di Makinohara (commons.wikimedia.org/久保嶋宏明)

Shizuoka tidak bisa dipisahkan dari teh hijau, jadi kunjungan ke kebun teh adalah agenda wajib. Kamu bisa mampir ke area kebun teh di sekitar Nihondaira atau Makinohara untuk merasakan pengalaman autentik. Di sini, kamu bisa belajar proses pembuatan teh sekaligus mencicipi matcha segar.

Selain mencicipi, pemandangan hamparan kebun teh juga sangat menenangkan. Aktivitas ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati sisi tradisional Shizuoka. Jangan lupa membeli teh sebagai oleh-oleh khas dari kota ini.

3. Makan siang dengan Shizuoka oden yang hangat

ilustrasi Shizuoka oden (vecteezy.com/Hussain Khan)

Setelah puas berjalan, saatnya mengisi tenaga dengan makan siang khas Shizuoka. Shizuoka oden adalah pilihan tepat karena rasanya ringan tapi kaya umami. Oden ini biasanya disajikan dengan kuah gelap dan taburan bubuk ikan yang khas.

Kamu bisa menemukan Shizuoka oden di kedai lokal dekat Stasiun Shizuoka. Suasana warung yang sederhana justru menambah pengalaman kuliner yang autentik. Makan siang ini pas untuk melanjutkan perjalanan tanpa merasa terlalu kenyang.

4. Sore santai di Miho no Matsubara

potret Miho no Matsubara (commons.wikimedia.org/Σ64)

Di sore hari, arahkan langkah ke Miho no Matsubara, pantai pinus yang masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Tempat ini terkenal dengan deretan pohon pinus dan latar belakang Gunung Fuji yang ikonik. Jalan santai di sepanjang pantai terasa menenangkan setelah seharian beraktivitas.

Suara ombak dan angin laut membuat suasana semakin rileks. Waktu sore juga ideal untuk mengambil foto dengan cahaya yang lembut. Miho no Matsubara cocok untuk kamu yang ingin menikmati Shizuoka dengan tempo lambat.

5. Menutup hari dengan belanja dan kuliner di sekitar Stasiun Shizuoka

potret Stasiun Shizuoka (commons.wikimedia.org/Akahito Yamabe)

Sebelum hari berakhir, sempatkan mampir ke area sekitar Stasiun Shizuoka. Di sini, kamu bisa berbelanja oleh-oleh, mulai dari camilan teh hijau hingga produk lokal. Area ini juga dipenuhi restoran dan kafe yang nyaman untuk makan malam.

Pilih menu ringan seperti sushi lokal atau dessert berbahan matcha. Suasana malam di sekitar stasiun terasa hidup tapi tidak terlalu ramai. Cara yang pas untuk menutup itinerary sehari di Shizuoka dengan santai.

Sehari di Shizuoka bisa terasa singkat, tapi penuh momen berkesan jika rutenya tepat. Kota ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati Jepang dari sisi yang lebih tenang dan alami.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team