Pembatalan massal penerbangan kembali terjadi setelah eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, termasuk serangan ke ibu kota Teheran. Sejumlah maskapai yang melayani rute Timur Tengah terpaksa membatalkan dan mengalihkan penerbangan demi alasan keselamatan.
Laporan The Guardian menyebutkan ratusan ribu pelancong terlantar atau dialihkan ke bandara lain setelah sejumlah negara, seperti Qatar, Suriah, Irak, Kuwait, dan Bahrain, menutup wilayah udaranya.
Berdasarkan data dari situs pelacak penerbangan Flightradar24, tidak ada aktivitas penerbangan di atas Uni Emirat Arab setelah pemerintah setempat mengumumkan penutupan sementara dan sebagian wilayah udara. Dampaknya, bandara penghubung utama seperti Dubai, Abu Dhabi, dan Doha ikut terdampak, dengan lebih dari 1.000 penerbangan dibatalkan oleh maskapai besar Timur Tengah seperti Emirates, Qatar Airways, dan Etihad Airways.
Situasi ini tentu memunculkan pertanyaan penting bagi penumpang, jika penerbangan dibatalkan, apakah uang tiket bisa kembali? Daripada hanya berspekulasi, simak penjelasannya di bawah ini!
