Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kebiasaan Unik Orang Norwegia, Ketahui sebelum ke Sana!
ilustrasi alam Norwegia yang indah (unsplash.com/Bernhard)
  • Orang Norwegia menjunjung tinggi friluftsliv, gaya hidup luar ruangan seperti søndagstur di hari Minggu untuk menikmati alam sekitar.
  • Mereka lebih mengutamakan fungsi pakaian daripada mode, dengan pepatah bahwa cuaca buruk bisa diatasi dengan pakaian yang tepat.
  • Kebiasaan unik lainnya termasuk makan taco versi lokal, minum kopi kapan saja, serta menghindari basa-basi demi menjaga ruang pribadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa yang mulai tertarik untuk berkunjung ke Norwegia setelah menonton Piala Dunia 2026? Meski suporter negara ini terlihat kompak saat melakukan Viking row, orang-orang Norwegia sebenarnya sangat tertutup dan menghindari interaksi sosial. Karena itu, jika akan pelesir ke sana, tentunya kebiasaan-kebiasaan khas seperti ini harus diperhatikan.

Selain itu, Norwegia dikenal sebagai salah satu negara di Eropa yang dingin karena letaknya di lintang tinggi mendekati Kutub Utara. Bahkan, saat musim panas, cuaca di wilayah dekat pegunungan bisa berubah sangat cepat. Sebelum liburan ke sana, berikut sederet kebiasaan unik khas orang Norwegia yang harus diketahui.

1. Jalan-jalan di hari Minggu

ilustrasi orang-orang Norwegia menikmati hari Minggu (unsplash.com/Marleen Mulder-Wieske)

Salah satu prinsip terpenting dalam budaya Norwegia adalah friluftsliv atau gaya hidup di luar ruangan. Orang-orang di sana akan memanfaatkan setiap kesempatan untuk menghabiskan waktu sebanyak mungkin di luar ruangan, mulai dari mendaki gunung terdekat dari rumah mereka.

Jika kesulitan menentukan kegiatan saat liburan musim panas di Norwegia, friluftsliv bisa menjadi opsi yang menarik. Kamu dapat memulainya dengan søndagstur, berjalan-jalan di hari Minggu. Søndagstur bisa berupa jalan kaki santai di sekitar penginapan atau perjalanan menembus hutan.

2. Utamakan fungsi pakaian daripada mode

ilustrasi orang-orang berpakaian tebal (unsplash.com/Johannes Andersson)

Musim panas memang merupakan waktu terbaik untuk liburan ke Norwegia karena cenderung sejuk dan nyaman. Namun, suhu di sana juga bisa berubah dengan sangat cepat dan menjadi lebih dingin jika kamu menetap di daerah pesisir atau wilayah utara (Lingkaran Arktik).

Maka dari itu, meski berwisata ke sana saat musim panas, tidak ada salahnya untuk mempersiapkan syal atau jaket tebal untuk menghadapi cuaca ekstrem. Bahkan, orang-orang di Norwegia lebih mengutamakan fungsi pakaian yang dikenakan daripada mode, lho.

Dilansir Life in Norway, terdapat pepatah, "det finnes ikke dårlig vær, bare dårlig klær," atau "tidak ada yang namanya cuaca buruk, hanya pakaian yang buruk." Artinya, cuaca buruk sekali pun tidak bisa menghentikan orang-orang Norwegia untuk keluar rumah.

3. Makan taco khas Norwegia

taco Norwegia (pixabay.com/stina_magnus)

Orang-orang Norwegia juga memiliki kebiasaan menyantap taco, lho. Namun, bukan taco khas Meksiko. Sebenarnya, akar dari taco Norwegia berasal dari taco Amerika dan diperkenalkan ke Norwegia pada tahun 1960-an saat impor makanan Amerika meningkat kala itu. Lalu, popularitasnya melonjak dan sekarang taco telah menjadi hidangan nasional seperti pinnekjøtt atau lutefisk.

Taco Norwegia biasanya terdiri dari daging cincang, salad, salsa, keju, dan krim asam, yang dibungkus dalam tortilla. Taco kemudian disajikan dalam mangkuk yang berbeda sehingga orang dapat memilih dan mengambil apa yang mereka inginkan. Semua supermarket Norwegia memiliki setidaknya satu bagian yang khusus menjual taco dari beberapa merek populer, seperti Old El Paso dan Santa Maria Norge.

4. Minum kopi kapan pun kamu mau

ilustrasi minum kopi (pixabay.com/StockSnap)

Orang-orang Norwegia tidak memiliki waktu khusus untuk minum kopi. Bahkan, saat akan tidur, lho. Jika kamu pencinta kopi dan sedang berlibur ke tanah kelahiran Erling Haaland tersebut, kamu bisa minum kopi kapan pun karena orang tidak akan menganggapnya aneh.

Saat berjalan-jalan di Oslo ataupun wilayah lainnya, kamu akan melihat banyak orang mengambil kaffepause atau istirahat minum kopi. Dilansir Life in Norway, Norwegia bahkan memiliki konsumsi kopi tertinggi kedua di dunia, dengan sekitar 9,9 kilogram kopi per kapita setiap tahunnya.

5. Anti basa-basi

ilustrasi orang-orang naik bus (unsplash.com/Ash Gerlach)

Di Norwegia, interaksi sosial cenderung dilakukan berdasarkan kebutuhan. Orang-orang di sana tidak akan mengajak siapa pun berbicara jika tidak memiliki tujuan tertentu. Karena itu, basa-basi bukanlah kebiasaan yang umum ditemui di Norwegia.

Selain sangat menghindari interaksi sosial, orang-orang Norwegia juga sangat menghargai ruang pribadi mereka. Bahkan, tidak ada yang membuat panik lebih dari duduk di sebelah mereka di bus, padahal ada banyak kursi lain yang tersedia.

Meski dari luar terlihat seperti sikap dingin atau acuh tak acuh, kebiasaan ini sebenarnya berkaitan dengan gagasan tentang kesopanan. Di Norwegia, bersikap sopan berfokus pada tidak mengganggu orang lain atau membuat diri sendiri menjadi pengganggu. Catat jika akan berplesir ke Norwegia, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article