Upaya untuk mengekang pariwisata massal bukanlah hal baru di daerah ini. Musim panas lalu, Georg Rabanser, mantan pemain snowboard tim nasional Italia, yang memiliki lahan padang rumput di dekat Seceda, memasang pintu putar untuk memungut biaya dari pengunjung yang melintasi tanahnya untuk memotret pemandangan gereja San Giovanni di Ranui di seberang lembah. Langkah itu, seperti yang kemudian ia ceritakan kepada CNN Travel, justru menarik lebih banyak wisatawan.
Peter Pernthaler, wali kota distrik Funes, sendiri juga menghadapi reaksi negatif atas pembatasan kunjungan ke Santa Maddalena. Namun, ia mengatakan bahwa dirinya tidak ingin dikenang sebagai "wali kota yang mengusir wisatawan." Sebaliknya, Peter Pernthaler menggambarkan langkah-langkah tersebut sebagai bagian dari dorongan "pariwisata lambat" yang lebih luas, yang mendorong pengunjung untuk mengganti kegiatan wisata yang hiruk pikuk dengan kunjungan yang lebih mendalam dan lebih lama.
Tentunya, penegakan kebijakan baru berupa pembatasan ini akan membutuhkan lebih banyak biaya, termasuk untuk patroli tambahan, tetapi Peter Pernthaler berpendapat bahwa itu adalah investasi yang diperlukan. Ia menilai bahwa sudah saatnya terdapat aturan preventif guna menertibkan, baik bagi penuduk yang tinggal di sini maupun bagi pengunjung yang ingin datang, mengambil foto Santa Maddalena, kemudian pergi begitu saja.
Apa yang mungkin tampak sebagai kebijakan ekstrem juga bisa terbukti sebagai tindakan pencegahan. Banyak penduduk setempat khawatir bahwa Olimpiade Musim Dingin mendatang di Cortina, yang akan dimulai dalam waktu dekat di sisi berlawanan dari Dolomites, akan memperparah tekanan yang sudah ada. Sebuah studi oleh lembaga think tank The European House Ambrosetti memperkirakan olimpiade tersebut dapat menarik 9 juta pengunjung tambahan antara tahun 2027—2030.
Wilayah yang diperkirakan akan paling diuntungkan dan merasakan dampaknya meliputi Milan, Belluno, Bolzano, Sondrio, dan Trento, daerah yang sudah bergulat dengan kejenuhan wisatawan. Bagi komunitas seperti Villnöss, masuknya penguntungi saat ini mungkin hanyalah ketenangan sementara sebelum badai yang jauh lebih besar.