Lonjakan harga bahan bakar pesawat atau avtur yang dipicu konflik geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kini semakin terasa dampaknya di industri penerbangan global. Ketegangan di kawasan Timur Tengah yang menjadi salah satu jalur distribusi energi dunia membuat pasokan terganggu dan harga avtur meroket.
Kondisi ini memaksa maskapai di berbagai negara melakukan penyesuaian besar-besaran demi menjaga keberlangsungan operasional. Tak hanya berdampak pada biaya, situasi ini juga memengaruhi strategi bisnis maskapai secara keseluruhan. Di antaranya seperti pengurangan rute yang kurang menguntungkan, penggabungan jadwal penerbangan, hingga kenaikan tarif tiket menjadi langkah yang banyak diambil.
Bagi maskapai penerbangan, ini adalah cara menyeimbangkan antara biaya operasional yang meningkat dengan permintaan penumpang yang tetap harus dilayani. Melansir berbagai sumber, berikut daftar maskapai yang telah melakukan penyesuaian beserta langkah strategisnya.