Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Masuk Malaysia Bisa Pakai QR Code, Bagaimana Caranya?
ilustrasi bandara di Malaysia (unsplash.com/Habib Ilmi)

Tak hanya menduduki peringkat kedua paspor terkuat di Asia Tenggara, Malaysia juga terus menunjukkan 'langkah' yang lebih maju tahun ini. Negeri Jiran tersebut per Maret 2026 meningkatkan efisiensi proses pemeriksaan imigrasi dengan meluncurkan sistem QR Code.

Dengan sistem QR Code tersebut, wisatawan asing tidak perlu lagi antre panjang di konter manual dan membuat pengalaman kedatangan di bandara Malaysia lebih nyaman dan praktis, nih. Bagaimana cara pakainya? Berikut ini langkah-langkah penggunaan QR Code di bandara Malaysia.

1. Masuk Malaysia bisa pakai QR Code per Maret 2026

ilustrasi seorang pria di bandara (pixabay.com/JoshuaWoroniecki)

Kementerian Dalam Negeri Malaysia menyederhanakan proses imigrasi dengan mengintegrasikan gerbang elektronik atau e-gate yang sudah ada dengan sistem MyNIISe. Peluncuran skema baru ini akan dilakukan secara bertahap yang dimulai pada 1 Maret 2026 di bandara-bandara internasional utama negara tersebut.

Pada awal 2026 lalu, kementerian telah menyelaraskan aplikasi seluler MyNIISe dengan sistem yang ada, termasuk MyBorderPass, di Terminal 1 dan 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), sebelum peluncuran secara nasional. Berdasarkan aturan baru ini, para penumpang harus memindai QR Code sebelum melewati e-gate.

2. QR Code gantikan sistem imigrasi Malaysia myIMMS yang dinilai usang

ilustrasi di bandara (pixabay.com/Skitterphoto)

MyNIISe adalah sistem imigrasi terpadu baru Malaysia yang menggantikan myIMMS yang telah berusia puluhan tahun. Sistem ini dirancang untuk memperkuat keamanan perbatasan sekaligus memungkinkan pergerakan lintas batas yang lebih cepat, transparan, dan tangguh sebagai solusi nasional jangka panjang.

"Integrasi ini memungkinkan data perjalanan dikonsolidasikan secara otomatis dalam ekosistem MyNIISe, mengurangi proses berulang bagi pengguna," kata Kementerian Dalam Negeri Malaysia dilansir dari The Straits Times.

Kementerian mengatakan bahwa sistem QR Code ini juga bertujuan untuk mempersingkat waktu tunggu sekaligus meningkatkan efisiensi proses pemeriksaan imigrasi. Tak hanya, aturan baru ini juga diharapkan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih cepat, nyaman, dan aman bagi wisatawan asing yang pelesir ke Malaysia.

3. Tata cara masuk Malaysia dengan QR Code, simak langkah-langkahnya

ilustrasi mengisi Malaysia Digital Arrival Card (unsplash.com/Christin Hume)

Per 1 Maret 2026, wisatawan asing tidak perlu lagi antre panjang di konter manual bandara internasional Malaysia, lho. Dengan menggunakan QR Code, proses imigrasi pun menjadi lebih cepat dan praktis. Bagaimana cara pemakaiannya? Berikut langkah-langkahnya.

  1. Isi Malaysia Digital Arrival Card (MDAC) di situs resmi atau aplikasi MyNIISe maksimal 3 hari sebelum kedatangan.

  2. Setelah mengisi, kamu akan menerima QR Code. Simpan di ponsel atau cetak.

  3. Setibanya di bandara (KLIA 1&2, Penang, Kuching, Kota Kinabalu), pilih jalur e-gate.

  4. Pindai QR Code di layar e-gate dan pastikan data terverifikasi.

Siapa yang berencana liburan ke Malaysia dalam waktu dekat, nih? Kini sistem imigrasi mereka semakin canggih dan praktis. Namun, jangan lupa untuk mengisi Malaysia Digital Arrival Card (MDAC) sebagai syarat utama masuk Malaysia sebelum hari keberangkatan, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team