Saat pertama kali menemukan Venezuela, Christopher Colombus optimistis negara ini akan jadi surga dunia. Sayangnya, pemerintah setempat hanya mengandalkan industri minyak sebagai pemasukan utamanya. Imbasnya, sektor wisata dinilai cukup berantakan dengan hanya 700 ribu turis yang datang setiap tahunnya.
Melansir dari news.com.au, sekarang Venezuela sedang kritis menghadapi hiperinflasi. Sebagai gambaran, harga satu rol tisu saja dibanderol seharga 2,6 juta bolivars atau sekitar Rp153 ribu. Padahal kekayaan alamnya begitu melimpah, bahkan ada salah satu lokasi yang digunakan sebagai inspirasi film Up.
