Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kastil Kochi, Prefektur Kochi
Kastil Kochi, Prefektur Kochi (commons.wikimedia.org/Reggaeman)

Intinya sih...

  • Prefektur Mie menawarkan suasana suci dengan kuil-kuil yang didedikasikan untuk Dewi Matahari, Amaterasu, serta lanskap alam yang menakjubkan.

  • Prefektur Tottori memiliki gurun pasir, gunung tertinggi di wilayah Chugoku, dan mata air panas Misasa yang dipercaya memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

  • Prefektur Kochi memiliki keindahan alam, sejarah, dan budaya yang kaya, seperti Kastil Kochi dan Pasar Hirome untuk mencicipi makanan khas setempat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Osaka sering menjadi alternatif destinasi wisata selain Tokyo dan Kyoto di Jepang. Prefektur ini menawarkan wisata yang lengkap, mulai dari kuliner, taman hiburan modern, maupun wisata budaya. Kepopuleran dan statusnya sebagai kota metropolitan terbesar kedua setelah Tokyo, membuatnya semakin ramai.

Kamu ingin menikmati liburan yang lebih santai di sekitar Osaka? Coba saja mengunjungi beberapa daerah di sekitarnya yang mudah dijangkau. Daripada bingung mau ke mana, pertimbangkan untuk mengunjungi beberapa prefektur dekat Osaka yang paling jarang dikunjungi wisatawan berikut ini.

1. Prefektur Mie

Kuil Ise Jingu, Prefektur Mie (commons.wikimedia.org/Yanajin33)

Prefektur Mie dapat dijangkau dengan mudah dari Osaka melalui Nagoya menggunakan kereta. Namun, secara administratif sebagian wilayahnya hanya terpisah oleh Nara. Oleh sebab itu, wisatawan yang ingin menikmati suasana berbeda dalam beberapa hari lebih memilih liburan ke Nagoya, Mie, dan Osaka.

Mie dikenal sebagai salah satu prefektur paling suci di Jepang, karena banyaknya kuil yang didedikasikan untuk Dewi Matahari, Amaterasu. Wisatawan lokal umumnya berkunjung untuk berziarah. Ketenangannya berpadu dengan lanskap alam yang luar biasa, seperti air terjun, hutan, dan pantai berpasir putih di tepi perairan Teluk Ise serta Samudra Pasifik.

Beberapa tempat paling terkenal untuk dikunjungi antara lain, Ise Jingu, kuil Shinto yang dibangun sekitar tahun 690 SM. Okage Yokocho, gang tradisional dengan 50 toko dan restoran yang akan membawa pengunjung kembali ke masa lalu. Pulau Mikimoto yang terkenal sebagai penghasil mutiara sejak akhir abad ke-19.


2. Prefektur Tottori

Gurun Pasir Tottori, Prefektur Tottori (pixabay.com/jackmac34)

Sisi lain Jepang yang lebih tenang, tetapi mudah dijangkau, dapat dijumpai di Prefektur Tottori. Kamu dapat menggunakan kereta dari Bandara Kansai atau kereta ekspres terbatas Super Hokuto dari Stasiun JR Shin—Osaka ke Stasiun JR Tottori. Cara lainnya, naik bus ekspres dari Terminal Hankyu Sanbangai di Umeda atau Peron 7 Namba OCAT.

Tottori merupakan prefektur dengan populasi paling sedikit di Jepang, tetapi kaya akan sumber daya alam, sejarah, serta budaya. Pusat ekonomi dan pariwisatanya terletak di Kurayoshi dan Yonago. Sedangkan Kota Tottori berfungsi sebagai ibu kota.

Prefektur ini menawarkan tempat wisata yang tidak biasa, seperti Gurun Pasir Tottori, satu-satunya gurun pasir di Jepang. Gunung Daisen yang menjadi gunung tertinggi di wilayah Chugoku. Satu lagi, Mata Air Panas Misasa yang mengandung radon alami, dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh dan termasuk onsen terbaik di Jepang.

3. Prefektur Kochi

Nikobuchi, Prefektur Kochi (commons.wikimedia.org/Dokudami)

Keluar sebentar dari Pulau Honshu menuju Prefektur Kochi di Pulau Shikoku, merupakan tempat kelahiran tokoh penting Jepang, Sakamoto Ryoma. Ia termasuk samurai pada akhir Zaman Edo yang membantu membawa Jepang keluar dari zaman feodal. Prefektur tersebut dapat dijangkau menggunakan kereta JR maupun Shinkansen sekitar 5 jam dari Osaka.

Wilayah administratif  Kochi memang kecil, tetapi kaya akan keindahan alam, budaya, dan sejarahnya. Terdapat Kastil Kochi dari abad ke-17, satu-satunya kastil di Jepang dengan menara kastil dan menara utama asli yang masih utuh. Hanya beberapa langkah dari kastil, terdapat Pasar Hirome yang dijuluki Dapur Kochi untuk mencicipi berbagai makanan khas setempat.

Kalau ingin menikmati keindahan alamnya, sungai dan pantai menjadi andalan di prefektur ini. Ada Nikobuchi, sebuah kolam alami dari air terjun dengan perairan yang jernih dan memberikan efek warna biru. Sedangkan untuk wisata pantai, dapat mengunjungi Pantai Katsurahama dan Pulau Kashiwa.

4. Prefektur Okayama

Kastil Okayama, Prefektur Okayama (pixabay.com/fujioakazawa)

Prefektur Okayama dikelilingi oleh destinasi wisata populer, Kyoto, Osaka, dan Hiroshima. Oleh karena itu, membuatnya sering terlewatkan. Padahal, prefektur ini dapat ditempuh selama 1,5—2,5 jam menggunakan kereta dan 3,5 jam dengan bus dari Osaka. 

Okayama dijuluki Negeri Cuaca Cerah, karena curah hujan cukup rendah sepanjang tahun dan iklimnya sejuk. Kondisi tanah dan pencahayaan matahari yang baik membuat buah-buahan tumbuh subur di sini. Aneka buah lokal menawarkan rasa, aroma, dan kemanisan yang istimewa, terutama buah persik putih, anggur muscat, dan pione.

Selain buah lokal, prefektur ini juga menawarkan beberapa tempat yang akan membawa pengunjung seolah kembali ke Zaman Edo. Seperti Taman Korakuen, salah satu dari tiga taman terindah di Jepang yang dibangun pada Zaman Edo. Ada pula Kastil Okayama dengan nama lian Kastil Gagak, karena warnanya yang hitam legam.

5. Prefektur Tokushima

Jembatan Onaruto, Prefektur Tokushima (commons.wikimedia.org/Katorisi)

Agak berbeda dari keempat prefektur sebelumnya, aktivitas di Tokushima lebih mengarah pada wisata budaya tradisional Jepang. Kamu dapat menyaksikan berbagai seni pertunjukan lokal, seperti Awa Ningyo Joruri (teater wayang) dan membuat payung tradisional. Aktivitas budaya lainnya juga dapat dilakukan di museum-museum tertentu.

Bagi yang ingin menikmati keindahan alam di Tokushima, maka wajib mengunjungi Uzu no Michi beserta observatoriumnya. Tempat tersebut merupakan jalan setapak yang dibangun di dalam Jembatan Onaruto untuk menyaksikan pusaran air Naruto. Cara lainnya, naik kapal wisata yang berlayar di Selat Naruto.

Lokasinya yang dekat dengan Osaka membuat Tokushima dapat dikunjungi untuk one day trip. Mulailah berangkat pada pagi hari dan kembali saat sore hari menggunakan bus ekspres dari OCAT, Osaka. Perjalanan ini dapat dilakukan, jika itinerary hanya di sekitar pusat Kota Tokushima.

Nah, itu tadi lima prefektur dekat Osaka yang paling jarang dikunjungi wisatawan. Sesuai buat kamu yang ingin liburan lebih tenang dan berkesan. Ada yang masuk bucket list-mu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team