Potret bangunan Seri Negara di Kuala Lumpur, Malaysia (serinegara.com.my)
Dilansir dari situs resmi Seri Negara, bangunan mewah ini dibuka pada 1913 sebagai kediaman resmi dan guest house bagi para Komisioner Tinggi Inggris (British High Commissioner) dan disebut sebagai Government House.
Namanya berganti beberapa kali. Mulai dari King’s House, Istana Tetamu, hingga akhirnya menjadi Seri Negara seperti saat ini. Lokasinya berada di Persiaran Tuanku Ja’afar, Tasik Perdana, 50480 Kuala Lumpur, dan tepat di samping Taman Tasik Perdana atau Perdana Botanical Garden.
Seri Negara bukan sekadar kediaman mewah, tetapi juga menjadi simbol prestise sepanjang era pernjajahan Inggris dan saksi sejarah penting bagi Malaysia. Saat Malaysia bersiap untuk merdeka, di sinilah beberapa keputusan diambil. Para pemimpin berkumpul untuk menegosiasikan kerangka konstitusional dan arah negara, termasuk penandatanganan Perjanjian Federasi Malaya pada 1948 dan Perjanjian Kemerdekaan pada 1957.
Sejak kemerdekaan Malaysia pada 31 Agustus 1957, Seri Negara menjadi rumah tamu resmi bagi tamu-tamu penting Malaysia hingga 1989. Selanjutnya, pada tempat ini, beralih fungsi menjadi hotel mewah pada 1989–2015 dan menjadi museum pada 2017-2020.
Saat ini, Seri Negara memulai kehidupan baru sebagai ruang budaya publik. Beberapa bangunannya dipugar dan direvitalisasi untuk menghormati warisannya sebagai tempat lahirnya identitas nasional.
Pemugaran tersebut merupakan bagian dari mandat Dana Warisan Khazanah Nasional Berhad untuk melindungi warisan nasional. Pengunjung dapat berjalan melalui ruangan-ruangan tempat sejarah dan merasakan suasana autentik zaman dulu.