Pernahkah kamu merasa frustrasi karena destinasi impianmu terlalu penuh sesak, harga melambung, atau keasliannya tergerus? Ternyata kamu gak sendirian, lho. Semakin banyak orang yang traveling, ternyata membawa dampak yang tidak ringan bagi lingkungan dan masyarakat lokal.
Menurut data United Nations World Tourism Organization, kedatangan turis internasional pada paruh pertama 2025 meningkat 5 persen dan telah melampaui tingkat sebelum pandemi. Menanggapi hal ini, Fodor's, sebuah perusahaan panduan perjalanan ternama, merilis “No List” tahunan.
Daftar ini bukanlah larangan mutlak, tapi ajakan untuk bijak memilih destinasi agar kita gak menjadi bagian dari masalah overtourism. Berikut delapan tempat wisata populer yang sebaiknya kamu pertimbangkan ulang untuk dikunjungi pada 2026.
