Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret Secret House di Bandung, Jawa Barat
Potret Secret House di Bandung, Jawa Barat (Dok. Airbnb)

Memasuki tahun 2026, tren perjalanan di kalangan wisatawan Indonesia menunjukkan adanya pergeseran dalam hal pemilihan akomodasi. Penginapan bukan sekadar tempat untuk bermalam, melainkan jadi bagian penting dari pengalaman dan perjalanan itu sendiri. Minat terhadap ruang-ruang unik yang memukau secara visual dan memberikan pengalaman mendalam semakin meningkat.

Data Airbnb menunjukkan meningkatnya minat terhadap penginapan unik di kalangan wisatawan Indonesia sepanjang tahun 2025. Mereka cenderung suka menginap di tempat-tempat yang menawarkan karakter khas, kedekatan dengan alam, serta pengalaman budaya yang lebih mendalam.

Kira-kira apa saja jenis penginapan yang diminati wisatawan Indonesia sepanjang 2025 dan akan berlanjut menjadi tren untuk tahun 2026 ini? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

1. Kontainer

Potret Matsurbara Container House di Fukui, Jepang (Dok. Airbnb)

Dikutip dari keterangan pers AirBnb yang diterima IDN Times, Penginapan berbentuk kontainer mencatatkan pertumbuhan pemesanan tertinggi di kalangan wisatawan Indonesia. Dengan desain yang simpel dan penggunaan ruang yang kreatif, penginapan ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin mencari tempat peristirahatan minimalis, dekat dengan alam, ideal untuk liburan yang tenang dan efisien, serta jauh dari keramaian kota.

2. Kabin

Potret Rumsram Homestay di Papua Barat (Dok. Airbnb)

Penginapan kabin juga mencatat pertumbuhan pemesanan signifikan pada 2025. Hal ini terjadi seiring meningkatnya preferensi terhadap akomodasi yang privat dan nyaman. Kabin menawarkan suasana hangat dan tenang, mendukung relaksasi dan kebersamaan, serta ritme perjalanan yang lebih santai. Tempat ini sangat cocok untuk liburan bersama pasangan.

3. Peternakan

Potret Barn Stay in a Hedge Maze free-range Chicken Farm, Thailand (Dok. Airbnb)

Pemesanan untuk kategori farm-stay juga mengalami pertumbuhan selama 2025. Hal ini mencerminkan adanya minat yang semakin besar terhadap pengalaman outdoor. Penginapan ini menarik bagi wisatawan karena menghadirkan ruang untuk beristirahat sejenak dari keramaian kota dan rutinitas digital. Wisatawan juga bisa terkoneksi kembali dengan alam melalui kegiatan langsung, seperti bertani dan menikmati kuliner dari bahan lokal yang autentik.

4. Riad

Potret sebuah vila di Pererenan, Badung, Bali (Dok. Airbnb)

Penginapan jenis riad juga tumbuh sepanjang 2025. Hal ini didorong oleh keinginan wisatawan untuk mendalami budaya lokal. Terinspirasi oleh arsitektur tradisional Maroko, riad dirancang dengan halaman terbuka di bagian tengah, serta menawarkan suasana yang tenang dan hangat. Penginapan ini sangat diminati wisatawan yang menyukai karakter arsitektur yang khas, suasana tenang, dan jeda dari keramaian sekitar.

Pesona Indonesia yang kian memikat wisatawan dunia

Tren peningkatan minat terhadap penginapan unik ini tak hanya mempengaruhi cara masyarakat Indonesia melakukan perjalanan, tetapi juga bagaimana Indonesia menarik perhatian wisatawan dari seluruh dunia. Saat ini, wisatawan lebih memprioritaskan pengalaman autentik dan koneksi yang bermakna dibandingkan jenis akomodasi konvensional.

Meskipun Bali tetap menjadi destinasi yang paling dicari di Indonesia, data Airbnb menunjukkan pergeseran menarik yang didorong oleh wisatawan lokal maupun global. Minat kini meluas ke destinasi Indonesia yang belum banyak dikenal, termasuk Medan, Makassar, Manado, Lombok, dan Papua Barat. Hal ini rupanya memperluas daya tarik negara ini di luar destinasi wisata ikoniknya.

Seiring dengan terus berkembangnya dunia pariwisata, pilihan terkait akomodasi, destinasi, dan aktivitas kini menjadi lebih terencana, serta memiliki tujuan yang jelas. Pergeseran ini menandakan masa depan di mana pilihan perjalanan tidak hanya ditentukan ke mana orang pergi, tetapi juga seberapa dalam mereka merasakan pengalaman di setiap destinasi.

Dari beberapa jenis penginapan di atas, kamu paling suka menginap di mana, nih? Bagikan pendapatmu di kolom komentar, ya!

Editorial Team