Museum Dharma Wiratama Yogyakarta (dok. pribadi/Fatma R. N.)
Museum Pusat TNI Angkatan Darat Dharma Wiratama hanya beberapa puluh meter dari Halte TJ Cik Di Tiro 2. Monumen Tentara Keamanan Rakyat (TKR) tampak di sudut jalan sebelum pintu masuk museum. Sejumlah replika tank juga menghiasi pedestrian serta salah satu spot di dekat gapura.
Halaman yang luas sekaligus menjadi area parkir menjadi penghubung antara gapura dan pintu masuk gedung museum. Pintu akan otomatis terbuka saat pengunjung hendak masuk ke dalam museum. Sebelum menjelajah setiap ruangnya, pada bagian lobi terdapat denah museum yang dapat menjadi panduan pengunjung.
Saat mengunjungi museum tersebut, penulis tidak menjumpai penjaga maupun guide di dekat pintu masuk sehingga penulis memilih melanjutkan untuk menjelajah setiap ruang pameran koleksinya tanpa mengisi daftar pengunjung atau semacamnya. Setiap koleksinya telah dilengkapi deskripsi dan barcode untuk mempermudah membaca teksnya.
Koleksi senjata yang digunakan TNI pada masa perang kemerdekaan, diorama, seragam, hingga peran TNI masa kini pun ada di museum ini. Tidak ketinggalan koleksi peralatan komunikasi, alat kesehatan, dan dapur umum. Dilengkapi pula dengan beberapa multimedia, seperti layar berukuran besar untuk memutar film tentang sejarah TNI dan beberapa media interaktif yang menarik pengunjung.
Petunjuk setiap ruang dan pintu keluar museum sudah jelas, sehingga bukan masalah jika berkeliling tanpa pemandu. Setidaknya membutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam untuk menjelajah setiap ruangannya. Di dekat pintu keluar, terdapat bunker Jepang yang dulunya berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi pimpinan tentara Jepang saat situasi darurat.
Museum Museum Pusat TNI Angkatan Darat Dharma Wiratama juga dilengkapi fasilitas musala, toilet, dan aula. Kalau kamu ragu untuk masuk langsung ke gedung museum, dapat bertanya pada petugas piket di dekat gapura masuk. Jika ingin melakukan kunjungan bersama rombongan, kamu dapat bersurat atau melakukan reservasi lebih dahulu agar dapat keliling bersama pemandu dan kunjungan lebih seru.
Harga tiket: gratis.
Jam operasional: Selasa–Minggu, pukul 08.00–15.00 WIB.
Lokasi: Jalan Jenderal Sudirman Nomor 75, Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.