Fenomena work from anywhere semakin populer seiring perkembangan teknologi dan perubahan pola kerja global. Banyak pekerja kini gak lagi terikat pada kantor fisik, sehingga bisa bekerja dari mana saja, termasuk di destinasi wisata yang sebelumnya hanya dikunjungi saat liburan. Kebebasan ini terlihat menyenangkan, tetapi di balik itu tersimpan dampak yang mulai terasa di berbagai tempat.
Di beberapa destinasi populer, lonjakan kunjungan dalam jangka panjang mulai mengubah wajah pariwisata. Kehadiran pekerja jarak jauh dalam jumlah besar menciptakan tekanan baru terhadap lingkungan, ekonomi lokal, hingga budaya setempat. Yuk, pahami lebih dalam bagaimana tren work from anywhere bisa memicu overtourism baru yang sering kali gak disadari!
