Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Tips Liburan ke Shibuya Budget Terbatas, Tetap Seru dan Nyaman!

6 Tips Liburan ke Shibuya Budget Terbatas, Tetap Seru dan Nyaman!
ilustrasi suasana Shibuya (pexels.com/Madel Kim)
Intinya Sih
  • Artikel membahas cara menikmati liburan hemat di Shibuya dengan perencanaan matang, mulai dari memilih penginapan terjangkau hingga memanfaatkan transportasi umum yang efisien.
  • Tersedia banyak aktivitas gratis seperti mengunjungi Shibuya Crossing dan patung Hachiko, serta menikmati suasana kota tanpa perlu mengeluarkan biaya besar.
  • Tips tambahan mencakup mencari kuliner lokal murah, mengatur prioritas belanja, dan memilih waktu kunjungan di luar musim ramai agar biaya perjalanan lebih rendah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Shibuya menjadi salah satu kawasan paling populer di Tokyo. Kawasan ini identik dengan lampu neon, pusat perbelanjaan modern, dan suasana kota yang tidak pernah sepi. Banyak wisatawan mengira bahwa liburan ke Shibuya harus menguras kantong.

Padahal, dengan perencanaan yang tepat, kita tetap bisa menikmati berbagai daya tariknya. Pastinya tanpa perlu mengeluarkan biaya besar. Berikut beberapa tips yang bisa membantu menikmati Shibuya dengan budget terbatas.

1. Pilih penginapan di area sekitar Shibuya

Kamar hotel modern dengan tempat tidur putih, meja kerja, dan pemandangan menara merah serta gedung-gedung kota dari jendela besar.
ilustrasi hotel (pexels.com/Daisuke Fujita)

Menginap tepat di pusat Shibuya memang praktis. Namun, tarif hotel biasanya lebih tinggi dibandingkan kawasan di sekitarnya. Untuk menghemat biaya, pertimbangkan mencari akomodasi di area yang masih terhubung dengan jaringan kereta Tokyo, seperti Ebisu, Meguro, atau Shin-Okubo.

Selain harga yang lebih terjangkau, akses menuju Shibuya tetap mudah dan cepat menggunakan transportasi umum. Dengan strategi ini, bisa mengalokasikan lebih banyak anggaran untuk menikmati berbagai aktivitas selama liburan.

2. Manfaatkan transportasi umum secara maksimal

Penumpang duduk dan berdiri di dalam gerbong kereta, beberapa orang berpegangan pada tiang saat perjalanan berlangsung.
ilustrasi orang dalam kereta (pexels.com/Ethan Sees)

Tokyo dikenal memiliki sistem transportasi yang efisien dan nyaman. Dibandingkan menggunakan taksi, naik kereta atau subway tentu jauh lebih hemat. Sebelum berangkat, pelajari rute perjalanan yang akan digunakan agar tidak salah jalur dan menghindari biaya tambahan.

Jika berencana mengunjungi beberapa destinasi dalam sehari, pertimbangkan menggunakan kartu transportasi elektronik seperti Suica atau Pasmo. Kartu ini memudahkan perjalanan sekaligus membantu mengontrol pengeluaran transportasi selama berada di Jepang.

3. Nikmati wisata gratis yang ikonik

Keramaian malam di persimpangan Shibuya Tokyo dengan pejalan kaki menyeberang dan papan reklame warna-warni yang menyala terang.
ilustrasi Shibuya (pexels.com/William Warby)

Salah satu keuntungan berkunjung ke Shibuya adalah banyaknya atraksi yang dapat dinikmati tanpa tiket masuk. Kita bisa mengunjungi persimpangan terkenal Shibuya Crossing yang menjadi simbol modernitas Tokyo. Menyaksikan ribuan orang menyeberang dari berbagai arah menjadi pengalaman unik yang tidak memerlukan biaya.

Selain itu, berjalan-jalan di sekitar pusat kota, menikmati suasana jalanan yang ramai, serta berburu foto di berbagai sudut menarik juga bisa menjadi aktivitas menyenangkan. Jangan lupa mengunjungi patung Hachiko yang menjadi salah satu landmark paling terkenal di kawasan ini.

4. Cari kuliner lokal dengan harga bersahabat

Semangkuk ramen dengan potongan daging, telur setengah matang, dan sayuran disajikan di meja kayu dengan seseorang memegang sumpit.
ilustrasi ramen (pexels.com/Viridiana Rivera)

Shibuya memang dipenuhi restoran dan kafe populer, tetapi bukan berarti semua makanan di sana mahal. Banyak restoran kecil, kedai ramen, hingga gerai makanan cepat saji khas Jepang yang menawarkan menu lezat dengan harga terjangkau. Cobalah mencari tempat makan yang sering dikunjungi pekerja lokal atau mahasiswa karena biasanya memiliki harga lebih ramah di kantong.

Beberapa minimarket Jepang juga menyediakan makanan siap saji berkualitas dengan harga yang cukup ekonomis. Cara ini bisa membantu menghemat pengeluaran tanpa mengorbankan pengalaman kuliner.

5. Tentukan prioritas belanja

Suasana pertokoan di pasar malam dengan deretan kios menjual pakaian, makanan, dan berbagai barang, serta pengunjung yang berjalan di lorong sempit.
ilustrasi pertokoan (pexels.com/Jimmy Liao)

Godaan terbesar saat berada di Shibuya adalah banyaknya pusat perbelanjaan yang menawarkan berbagai produk menarik. Mulai dari fashion, kosmetik, hingga merchandise unik Jepang. Agar tidak boros, buat daftar barang yang benar-benar ingin dibeli sebelum mulai berbelanja.

Tetapkan batas anggaran harian dan hindari membeli barang secara impulsif. Jika ingin mencari oleh-oleh murah, kunjungi toko serba 100 yen atau pusat diskon yang banyak ditemukan di Tokyo. Dengan perencanaan yang matang, bisa tetap bisa membawa pulang kenang-kenangan tanpa membuat anggaran membengkak.

6. Datang saat musim yang lebih ramah budget

Dua tangan sedang menyerahkan amplop putih berisi uang kertas seratus ribu rupiah di latar belakang polos berwarna terang.
ilustrasi memegang uang (pexels.com/Defrino Maasy)

Waktu kunjungan sangat memengaruhi biaya perjalanan ke Jepang. Jika memungkinkan, hindari musim liburan panjang atau periode puncak wisata ketika harga tiket pesawat dan hotel biasanya melonjak drastis.

Musim dengan jumlah wisatawan yang lebih sedikit sering kali menawarkan harga akomodasi yang lebih kompetitif. Selain lebih hemat, juga bisa menikmati suasana Shibuya dengan lebih nyaman karena tidak terlalu padat. Pastikan untuk memesan tiket pesawat dan penginapan jauh-jauh hari agar mendapatkan penawaran terbaik.

Liburan ke Shibuya tidak selalu identik dengan biaya mahal. Kunci utamanya adalah perencanaan yang matang dan disiplin dalam mengelola anggaran. Dengan begitu, liburan hemat di Shibuya tetap terasa nyaman, menyenangkan, dan penuh pengalaman berkesan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More