Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Aktivitas Seru saat Hanami selain Piknik, Kulineran!
ilustrasi pasangan sedang menikmati keindahan sungai dari bawah pohon sakura (unsplash.com/ERIC MIYAGI)
  • Hanami jadi momen favorit warga Jepang dan wisatawan untuk menikmati mekarnya bunga sakura, tak hanya dengan piknik tapi juga lewat berbagai aktivitas seru lainnya.
  • Aktivitas populer selain piknik meliputi kulineran di festival hanami, menyusuri sungai dengan kapal, bersepeda di jalur sakura, hingga berjalan santai sambil berfoto.
  • Yozakura atau menikmati sakura malam hari menawarkan suasana romantis dengan lampion dan cahaya lampu yang memantul di kelopak bunga, menciptakan pengalaman hanami yang berbeda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat musim semi tiba, orang Jepang banyak menghabiskan waktu mereka dengan menikmati keindahan bunga yang sering disebut dengan hanami. Dari berlangsungnya tradisi tersebut, ada aktivitas wajib yang sering dilakukan oleh penduduk lokal maupun wisatawan, yakni piknik di bawah pohon sakura.

Berbincang bersama keluarga atau orang terdekat di bawah pohon yang bunganya sedang bermekaran indah, sambil menikmati hidangan lezat khas hanami, siapa yang menyiakan momen tersebut? Namun, tahu tidak? Sebetulnya banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan saat Hanami selain piknik, lho.

Jika kamu sedang atau berencana menikmati hanami di Jepang, jangan lewatkan untuk melakukan lima aktivitas berikut ini juga, ya. Gak kalah seru dari pada hanya piknik, lho!

1. Kulineran

ilustrasi salah satu food stand di Jepang (unsplash.com/Perry Merrity II)

Karena piknik di bawah pohon saat hanami pasti padat wisatawan, ada alternatif aktivitas tak kalah mengasyikkan dan tentunya menyenangkan yang bisa kamu lakukan, yaitu kulineran. Banyak taman maupun tempat terselenggaranya festival hanami yang akan menyediakan ruang bagi UMKM lokal untuk menjajakan jualan mereka.

Bayangkan dulu kulineran di bawah pohon sakura yang sedang bermekaran! Sudah mata disegarkan dengan pemandangan yang menakjubkan, lidah dimanjakan dengan makanan maupun minuman enak.

Food stand pada saat hanami umumnya menjajakan kuliner-kuliner khas Jepang yang cocok dengan momen tersebut, seperti yakitori, takoyaki, hanami dango, taiyaki, tempura, dan masih banyak lainnya yang dijamin bikin kalap.

2. Menyusuri sungai dengan kapal

ilustrasi menyusuri sungai dengan kapal saat hanami (unsplash.com/Roméo A.)

Jangan menikmati keindahan bunga sakura dari darat saja. Sekali seumur hidup harus merasakan serunya hanami dari atas sungai dengan kapal atau perahu. Dijamin bikin hati gembira dan gak mau buru-buru menyudahinya!

Ada beberapa lokasi di Jepang yang menawarkan momen hanami dengan tur perahu atau kapal, seperti Sungai Meguro, Sungai Matsukawa, Sungai Ikutagawa, Sungai Chidorigafuchi, Kanal Okazaki, dan masih banyak wisata air lainnya. Selama tur perahu atau kapal, kamu bakal dimanjakan dengan eloknya terowongan sakura, lho.

Terowongan tersebut terbentuk dari dahan pohon-pohon sakura yang berdiri di tepi sungai. Untuk mendapatkan momen terbaik, lakukan tur perahu atau kapal pada puncak sakura mekar yang berlangsung kira-kira pada akhir Maret hingga awal April.

3. Bersepeda

ilustrasi bersepeda saat hanami (unsplash.com/Shiqi ZHAO)

Saat hanami, setiap jalanan perkotaan maupun taman akan dipadati oleh wisatawan yang berjalan santai menikmati keindahan bunga bermekaran. Namun, tenang, sebagian jalan terbuka untuk wisatawan yang ingin menikmati hanami dengan bersepeda.

Jika kamu tertarik melakukan aktivitas ini juga saat hanami di Jepang, maka kamu bisa menyewa sepeda. Banyak toko rental sepeda yang bisa dijumpai di kota-kota besar Jepang, seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka.

Banyak masyarakat lokal menyarankan untuk bersepeda saat hanami di Shimanami Kaido atau jalur sungai yang dipenuhi pohon sakura. Pemandangannya sulit dilupakan deh! Pastikan kamu bersepeda di jalur pesepeda, dan bersepeda dengan benar!

4. Berjalan santai

ilustrasi berjalan santai saat Hanami (unsplash.com/Minh Minh)

Piknik di bawah pohon sakura dengan menikmati bekal yang dibawa memang menyenangkan, tapi pasti lama-lama akan bosan juga, apalagi jika taman atau tempat untuk kamu singgah mulai padat oleh wisatawan. Oleh sebab itu, berjalan santai jadi aktivitas murah meriah yang bisa kamu lakukan saat hanami di Jepang.

Sembari berjalan santai, kamu bisa melihat berbagai jenis varietas sakura hingga mengabadikan momen dengan mengambil gambar atau fotografi. Namun, ingat, jangan sampai aktivitas fotografimu mengganggu pejalan kaki lainnya yang melintas.

Jangan lupa juga menggunakan pakaian yang simpel serta membawa air minum supaya aktivitas berjalan santai saat hanami tetap lancar dan mengasyikkan!

5. Yozakura atau menikmati keindahan sakura pada malam hari

ilustrasi hanami saat malam hari (unsplash.com/MacroLingo LLC)

Yozakura merupakan istilah menikmati keindahan sakura pada malam hari. Aktivitas ini banyak dilakukan oleh warga lokal karena jumlah wisatawan tidak sepadat saat cuaca terang dan pastinya hawa malam lebih sejuk.

Banyak taman dan area populer di Jepang yang memasang lampion atau lampu sorot (illuminations) pada pohon sakura setelah matahari terbenam. Cahaya lampu yang memantul pada kelopak bunga melahirkan suasana magis dan romantis yang sangat berbeda dibandingkan dengan siang hari, lho.

Saat yozakura juga banyak wisatawan yang melakukan piknik di bawah pohon. Namun, aktivitas paling populer dan memorable yang sering dilakukan wisatawan yaitu menyusuri sungai dengan tur perahu. Pemandangannya yang ditawarkan bikin sulit berkata-kata!

Mulai dari kulineran hingga yozakura, sebetulnya masih banyak aktivitas seru lainnya yang bisa dinikmati saat Hanami selain piknik. Apa pun aktivitas yang bakal kamu pilih nantinya, jangan sampai mengganggu atau melanggar peraturan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team