Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi visa
ilustrasi visa (unsplash.com/Global Residence Index)

Kazakhstan mulai dilirik sebagai destinasi wisata unik di Asia Tengah. Alamnya luas, kotanya modern, dan budayanya punya perpaduan Eropa serta Asia yang menarik. Namun, sebelum buru-buru cari tiket pesawat, satu pertanyaan penting pasti muncul, yakni apakah perlu visa saat traveling ke Kazakhstan untuk WNI?

Jawabannya cukup melegakan. Warga Negara Indonesia (WNI) gak perlu visa untuk kunjungan singkat ke Kazakhstan, selama memenuhi ketentuan tertentu. Supaya gak salah langkah, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya!

1. WNI bebas Visa ke Kazakhstan, tapi ada batas waktu

Kokshetau, Kazakhstan (pexels.com/Radis B)

Buat kamu yang ingin liburan atau sekadar jalan-jalan ke Kazakhstan, kabar baiknya ada bebas visa hingga 30 hari per kunjungan. Artinya, kamu bisa masuk ke Kazakhstan tanpa harus mengurus visa sebelumnya di kedutaan.

Namun, ada catatan penting yang sering diabaikan. Total masa tinggal kamu tidak boleh lebih dari 90 hari dalam 6 bulan terakhir. Jadi meskipun bebas visa, kamu tetap harus memperhatikan riwayat kunjungan agar gak melanggar aturan imigrasi.

Aturan ini berlaku untuk tujuan, seperti wisata, kunjungan keluarga atau teman, dan perjalanan bisnis singkat non-kerja. Kalau tujuan kamu di luar itu, seperti bekerja atau tinggal lama, ceritanya akan berbeda.

2. Wajib registrasi jika menginap lebih dari 5 hari

Almaty, Kazakhstan (unsplash.com/Askhat Takayev)

Meski bebas visa, registrasi tetap wajib dilakukan jika kamu tinggal di Kazakhstan lebih dari 5 hari kalender. Registrasi ini dilakukan di kantor polisi imigrasi setempat.

Tenang saja, kamu gak harus repot sendiri. Dalam praktiknya, jika menginap di hotel, proses registrasi biasanya diurus oleh pihak hotel. Kalau tinggal di rumah teman atau keluarga, tuan rumah yang akan membantu proses registrasi.

Pastikan kamu menanyakan hal ini sejak awal, karena gak melakukan registrasi bisa berujung denda atau masalah saat keluar dari Kazakhstan. Gak mau, kan, liburanmu jadi berantakan karena masalah registrasi?

3. Dokumen wajib yang harus kamu siapkan

ilustrasi dokumen (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Walaupun tanpa visa, petugas imigrasi tetap berhak memeriksa kelengkapan dokumen saat kedatangan. Jadi jangan sampai lengah. Beberapa dokumen penting yang perlu kamu siapkan antara lain:

  • Paspor dengan masa berlaku yang masih aktif.

  • Tiket pesawat pulang-pergi atau tiket keluar dari Kazakhstan.

  • Bukti akomodasi, bisa berupa booking hotel atau surat undangan jika menginap di rumah warga lokal.

Dokumen-dokumen ini berfungsi untuk membuktikan bahwa kamu benar-benar datang sebagai wisatawan dan akan meninggalkan Kazakhstan sesuai jadwal.

4. Kapan visa Kazakhstan tetap diperlukan?

ilustrasi visa (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Meskipun bebas visa untuk kunjungan singkat, visa tetap diperlukan dalam kondisi tertentu. Kamu wajib mengurus visa jika:

  • Tinggal lebih dari 30 hari.

  • Total kunjungan melebihi 90 hari dalam 6 bulan.

  • Datang untuk bekerja, misionaris, studi, atau kegiatan profesional lainnya.

Untuk visa jangka panjang, kamu perlu mengajukan permohonan melalui kedutaan atau sistem resmi Kazakhstan sesuai jenis visa yang dibutuhkan. Proses dan persyaratannya tentu lebih kompleks dibanding kunjungan bebas visa.

Kesimpulannya, WNI gak perlu visa ke Kazakhstan untuk kunjungan singkat hingga 30 hari, asalkan tujuan perjalanan sesuai dan semua aturan dipatuhi. Tetap perhatikan durasi tinggal, lakukan registrasi jika perlu, dan siapkan dokumen dengan lengkap. Dengan persiapan yang matang, perjalanan ke Kazakhstan bisa jadi pengalaman seru tanpa ribet urusan visa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team