Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi bus
Ilustrasi bus (pexels.com/Faruk Tokluoğlu)

Intinya sih...

  • Pilih jadwal bus sesuai jam anakUsahakan memilih jam bus mendekati jam tidur anak agar mereka bisa tidur selama perjalanan dan risiko rewel berkurang.

  • Pilih kursi yang nyaman dan strategisPilih kursi dekat jendela atau di bagian depan/tengah untuk kenyamanan anak, hindari kursi paling belakang.

  • Bawa bekal makanan favorit anakBawa bekal ringan seperti biskuit, roti, buah potong, atau snack favorit anak serta air minum sendiri untuk menjaga kenyamanan anak.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Perjalanan jarak jauh naik bus sering jadi pilihan keluarga karena lebih hemat dan fleksibel. Tapi kalau sudah bawa anak, apalagi yang masih balita atau usia sekolah, ceritanya bisa beda. Anak gampang bosan, rewel, bahkan tantrum kalau gak dipersiapkan dengan baik.

Supaya perjalanan tetap nyaman dan gak bikin stres, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan. Berikut ini tips bawa anak saat naik bus jauh yang relevan, praktis, dan mudah diterapkan bagi orangtua. Simak sampai habis, ya!

1. Pilih jadwal bus sesuai jam anak

ilustrasi bus (pexels.com/Jonathan Borba)

Tips pertama yang sering disepelekan adalah soal jadwal keberangkatan. Usahakan memilih jam bus yang mendekati jam tidur anak, misalnya malam hari atau subuh. Kalau anak bisa tidur selama perjalanan, risiko rewel jelas berkurang. Hindari jadwal terlalu siang saat anak sedang aktif-aktifnya, karena mereka lebih mudah bosan dan gak betah duduk lama.

2. Pilih kursi yang nyaman dan strategis

Ilustrasi kursi bus (pexels.com/Thunyarat Klaiklang)

Saat memesan tiket, usahakan memilih kursi yang strategis. Kursi dekat jendela biasanya bikin anak lebih betah karena bisa melihat pemandangan. Kalau memungkinkan, pilih kursi depan atau tengah yang minim guncangan. Hindari kursi paling belakang karena biasanya lebih terasa getarannya dan bisa bikin anak gak nyaman atau mual.

3. Bawa bekal makanan favorit anak

Ilustrasi bus malam (pexels.com/Sultan Raimosan)

Perjalanan jauh bisa bikin anak lapar lebih cepat. Walaupun bus biasanya berhenti di rest area, belum tentu makanan di sana cocok dengan selera anak. Solusinya, bawa bekal ringan seperti biskuit, roti, buah potong, atau snack favorit anak. Jangan lupa juga bawa air minum sendiri supaya anak tetap terhidrasi selama perjalanan.

4. Siapkan hiburan biar anak gak bosan

Ilustrasi bus (unsplash.com/Jonathan Borba)

Salah satu penyebab utama anak rewel di bus adalah rasa bosan. Duduk lama tanpa aktivitas memang gak mudah buat anak. Kamu bisa menyiapkan mainan kecil, buku gambar, atau gadget berisi film dan kartun favorit mereka. Pastikan gadget sudah diisi penuh dan gunakan headset supaya tidak mengganggu penumpang lain.

5. Bawa perlengkapan wajib anak

Ilustrasi bus (unsplash.com/Fachy Marín)

Tips bawa anak saat naik bus jauh berikutnya adalah soal perlengkapan. Jangan sampai ada yang tertinggal, karena ini bisa bikin repot di tengah perjalanan. Beberapa barang penting yang wajib dibawa antara lain: tisu basah, tisu kering, pakaian ganti, jaket, selimut kecil, hingga obat pribadi anak. Kalau anak masih balita, jangan lupa popok dan kantong plastik.

6. Tetap tenang dan ajak anak komunikasi

Ilustrasi bus (pexels.com/Kaique Rocha)

Terakhir, yang gak kalah penting adalah sikap orangtua. Anak sangat sensitif dengan emosi orangtuanya. Kalau kamu terlihat panik atau mudah marah, anak juga bisa ikut rewel. Ajak anak ngobrol ringan, ceritakan tujuan perjalanan, atau beri pengertian kalau perjalanan memang butuh waktu. Sikap tenang dan sabar bisa bikin anak merasa aman dan lebih kooperatif.

Bawa anak saat naik bus jarak jauh memang butuh persiapan ekstra. Tapi dengan perencanaan yang matang, perjalanan bisa tetap nyaman dan menyenangkan. Mulai dari memilih jadwal yang tepat, menyiapkan hiburan, sampai menjaga emosi diri sendiri, semua punya peran penting. Dengan menerapkan tips bawa anak saat naik bus jauh di atas, kamu bisa meminimalkan drama dan menikmati perjalanan bareng keluarga tanpa stres berlebihan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team