Singapura dikenal dengan sistem transportasi publiknya yang efisien, tertib, dan bersih, terutama Mass Rapid Transit (MRT) yang menjadi andalan mobilitas warga maupun wisatawan untuk menjelajah hampir seluruh sudut kota. Namun, di balik kenyamanan tersebut, terdapat sejumlah aturan MRT Singapura yang diterapkan dengan sangat ketat, termasuk larangan makan dan minum di dalam kereta serta area stasiun.
Aturan ini bukan sekadar imbauan etika, melainkan ketentuan resmi dengan sanksi denda yang nilainya tidak sedikit. Sehingga, memahami aturan makan dan minum di MRT Singapura akan membantu perjalananmu terasa lebih aman serta nyaman, baik saat liburan maupun transit.
Sebagai bekal sebelum menggunakan MRT dan menghindari denda akibat pelanggaran kecil yang kerap tidak disadari, penting untuk memahami aturan makan dan minum yang berlaku di MRT Singapura secara menyeluruh. Oleh sebab itu, simak pembahasan lengkap berikut mengenai besaran denda, area yang termasuk larangan, serta tips penting agar perjalananmu tetap lancar, aman, dan bebas kendala.
