Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret lanskap Australia
Potret lanskap Australia (IDN Times/Isidorus Rio)

Australia tengah dilanda gelombang panas besar pertama di tahun ini. Suhu di sejumlah wilayah bahkan dilaporkan mencapai 47 derajat Celsius. Suhu ini termasuk ekstrem, membuat para ahli meteorologi menyebutnya sebagai yang terparah dalam enam tahun terakhir.

Biro Meteorologi Nasional Australia pun mengeluarkan peringatan panas ekstrem untuk beberapa wilayah, termasuk Victoria, New South Wales, Tasmania, dan Australia Selatan. Tak hanya itu, potensi terjadinya kebakaran hutan juga ikut meningkat akibat cuaca yang sangat kering dan panas.

Bagi kamu yang sudah merencanakan perjalanan ke Australia dalam waktu dekat, kondisi ini tentu bisa bikin waswas. Namun, tenang saja, liburan tetap bisa berjalan aman dan nyaman asalkan kamu mempersiapkan diri dengan baik.

Jika kamu berencana liburan ke sana dalam waktu dekat, simak beberapa tips liburan aman dan nyaman di tengah cuaca panas ekstrem di Australia berikut!

1. Pastikan tubuh tetap terhidrasi

Saat suhu panas, tubuh akan lebih cepat kehilangan cairan. Oleh karena itu, usahakan selalu minum air secara rutin, bahkan sebelum merasa haus. Sebaiknya membawa botol minum sendiri ke mana pun kamu pergi.

Beberapa kota di Australia memiliki fasilitas air minum umum yang bisa dimanfaatkan untuk mengisi ulang botol. Hindari minuman beralkohol dan berkafein, karena justru bisa mempercepat dehidrasi. Pilih air putih saja untuk menjaga stamina selama liburan.

2. Gunakan pakaian yang tepat dan lindungi diri dari sinar matahari

Potret seorang wanita liburan di pantai (freepik.com/wavebreakmedia_micro)

Gunakan pakaian yang nyaman, longgar, dan mudah menyerap keringat, seperti berbahan katun. Bahan ini membantu sirkulasi udara dan membuat tubuh terasa lebih sejuk. Sebaiknya hindari pakaian berbahan linen yang cenderung terasa panas dan kurang menyerap keringat.

Lengkapi pula dengan kacamata hitam untuk melindungi mata dari sinar UV. Selalu gunakan sunscreen dengan SPF tinggi sebelum beraktivitas di luar ruangan, ya! Membawa kipas portable berukuran kecil juga bisa menjadi penyelamatmu di tengah suhu yang menyengat. Praktis dibawa ke mana saja dan dapat membantu mengurangi rasa gerah saat suhu panas.

3. Perhatikan makanan yang kamu konsumsi

Saat cuaca panas, apa yang kamu makan juga berpengaruh pada suhu tubuh. Sebaiknya konsumsi buah dan sayuran, terutama yang mengandung banyak air, seperti semangka dan mentimun. Jenis makanan ini membantu menjaga tubuh tetap segar dan terhidrasi.

Sebaiknya pilih makanan yang ringan dan mudah dicerna dibandingkan makanan berat atau berlemak. Makanan tinggi gula dan porsi besar justru membuat tubuh bekerja lebih keras, sehingga suhu tubuh bisa meningkat. Jadi, makan secukupnya dan pilih menu yang segar agar tubuh gak cepat lelah.

4. Jangan terlalu lama beraktivitas di luar ruangan

Potret suasana kota di Australia (IDN Times/Isidorus Rio)

Meskipun ingin memaksimalkan waktu liburan, kamu tetap perlu mengatur jadwal aktivitas. Ada jam-jam tertentu untuk merasakan suhu yang terasa lebih bersahabat. Kalau kamu ingin hiking, berenang, atau jogging, sebaiknya lakukan saat pagi hari sekitar pukul 06.00-08.00.

Sebaliknya, saat jam terpanas antara pukul 12.00 -17.00, sebaiknya berada di dalam ruangan dan tetap terhidrasi dengan baik. Jika kamu harus beraktivitas cukup lama di luar, jangan lupa istirahat singkat secara berkala. Misalnya berteduh, minum air, dan memberi waktu tubuh untuk beristirahat untuk mencegah kelelahan. Jangan memaksakan diri dan selalu pahami batas tubuhmu, ya!

5. Tetap waspada dan ikuti informasi lokal

Australia memang menyimpan kekayaan destinasi wisata yang menarik, bahkan di tengah cuaca ekstrem sekali pun. Pastikan kamu selalu memeriksa prakiraan cuaca setempat, mengikuti imbauan dari layanan darurat, dan mendengarkan arahan dari otoritas lokal secara berkala.

Kamu harus memiliki persiapan yang matang saat gelombang panas di Australia. Dengan informasi yang tepat dan sikap waspada, risiko bisa diminimalisir dan liburan tetap menyenangkan.

Editorial Team