Tahun 2026 jadi titik penting bagi dunia perjalanan internasional. Banyak negara mulai memperbarui aturan imigrasi mereka, bukan hanya untuk urusan keamanan, tapi juga pengendalian jumlah wisatawan, digitalisasi dokumen, hingga penyesuaian kondisi global pascapandemi dan konflik geopolitik. Perubahan ini terasa cukup signifikan, terutama bagi traveler dari negara berkembang, seperti Indonesia.
Buat kita yang hobi jalan-jalan ke luar negeri, baik untuk liburan, kerja, studi singkat, atau sekadar transit, aturan imigrasi baru ini bukan cuma soal cap paspor. Ada implikasi panjang yang memengaruhi proses persiapan, biaya perjalanan, hingga kebiasaan kita saat traveling. Beberapa perubahan mungkin terasa merepotkan, tapi sebagian lainnya justru bisa membuat perjalanan lebih tertib dan aman.
Sayangnya, tidak semua traveler Indonesia menyadari dampak aturan ini sejak awal. Banyak yang baru kaget saat pengajuan visa ditolak, diminta dokumen tambahan di bandara, atau bahkan ditahan sementara saat pemeriksaan imigrasi. Padahal, sebagian besar masalah itu bisa dihindari jika kita memahami konteks dan dampaknya sejak awal.
Nah, supaya kamu gak jadi korban kurang update, berikut tujuh dampak aturan imigrasi baru 2026 yang paling terasa bagi traveler Indonesia. Siapa tahu, kamu juga merasakannya, nih!
