Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan tradisi sembahyang dan doa bersama di kelenteng. Pada momen ini, umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa berbondong-bondong datang untuk memanjatkan harapan akan kesehatan, rezeki, dan keberuntungan di tahun yang baru. Suasana kelenteng pun biasanya lebih ramai dibandingkan hari biasa, dipenuhi aroma dupa dan nuansa merah yang khas.
Meskipun terbuka untuk umum, berkunjung ke klenteng saat Imlek tetap memiliki aturan dan etika yang perlu dipahami. Menghormati tempat ibadah bukan hanya tentang sopan santun, tetapi juga bentuk toleransi dan penghargaan terhadap tradisi yang diyakini umat lain dan berlangsung turun-temurun.
Berikut IDN Times bagikan beberapa etika yang perlu kamu perhatikan ketika mau berkunjung ke kelenteng, terutama saat Imlek. Simak sampai habis, ya!
