Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kapan Gunung Fuji Tidak Bersalju? Ini Penjelasannya
ilustrasi Gunung Fuji (unsplash.com/ludovico di giorgi)

Gunung Fuji selalu identik dengan puncak putih bersalju yang ikonik. Tapi tahukah kamu kalau ada waktu tertentu ketika Gunung Fuji justru tampil tanpa salju sama sekali? Pertanyaan “kapan Gunung Fuji tidak bersalju?” cukup sering dicari wisatawan, terutama yang ingin melihat sisi Fuji yang berbeda atau berencana mendaki langsung ke puncaknya.

Secara umum, Gunung Fuji tidak bersalju pada musim panas hingga awal musim gugur, tepatnya dalam rentang bulan Juli hingga September. Di periode inilah salju di puncak Fuji mencair hampir sepenuhnya karena suhu yang lebih hangat. Meski begitu, kondisi ini tetap bisa berubah tergantung cuaca tahunan.

Berikut penjelasan lengkap yang perlu kamu tahu sebelum merencanakan perjalanan ke Gunung Fuji.

1. Kenapa Gunung Fuji bisa tidak bersalju?

ilustrasi Gunung Fuji (pexels.com/Francesco Ungaro)

Gunung Fuji memiliki ketinggian sekitar 3.776 meter di atas permukaan laut. Di musim dingin, suhu ekstrem membuat salju menumpuk tebal dan bertahan cukup lama. Namun saat Jepang memasuki musim panas, suhu mulai naik signifikan.

Paparan sinar matahari yang intens serta berkurangnya curah salju membuat lapisan es di puncak gunung perlahan mencair. Itulah alasan utama mengapa Fuji bisa terlihat cokelat keabu-abuan tanpa salju pada bulan-bulan tertentu.

2. Bulan terbaik melihat Gunung Fuji tanpa salju

ilustrasi Gunung Fuji (pexels.com/Lorenzo Castellino)

Jika tujuanmu adalah melihat atau mendaki Fuji tanpa salju, berikut gambaran waktu terbaiknya:

1. Juli – awal musim panas
Pada awal Juli, sebagian besar salju sudah mencair. Meski masih ada sisa salju tipis di area tertentu, jalur pendakian resmi biasanya sudah dibuka. Ini menjadi awal musim pendakian Gunung Fuji.

2. Agustus – kondisi paling ideal
Agustus adalah bulan paling aman dan populer untuk mendaki Fuji. Hampir seluruh puncak sudah bebas salju, cuaca relatif stabil, dan akses transportasi lebih mudah. Tak heran jika bulan ini jadi favorit wisatawan lokal maupun internasional.

3. September – mulai transisi ke gugur
Di awal September, Gunung Fuji umumnya masih belum bersalju. Namun menjelang akhir bulan, suhu mulai turun dan kemungkinan salju tipis bisa muncul kembali, terutama jika cuaca berubah ekstrem.

4. Oktober – salju mulai kembali
Memasuki Oktober, peluang melihat Fuji tanpa salju semakin kecil. Salju pertama biasanya mulai turun, menandai berakhirnya musim pendakian dan dimulainya persiapan musim dingin.

3. Apakah Gunung Fuji selalu tidak bersalju di Juli–September?

ilustrasi Gunung Fuji (pexels.com/Pixabay)

Jawabannya tidak selalu. Meskipun secara umum Fuji tidak bersalju pada bulan Juli hingga September, faktor cuaca tetap memegang peran besar. Tahun dengan musim panas yang lebih dingin atau curah hujan tinggi bisa membuat sisa salju bertahan lebih lama.

Karena itu, jika kamu ingin memastikan kondisi terkini Gunung Fuji, sebaiknya cek laporan cuaca Jepang atau update dari situs resmi pendakian sebelum berangkat.

4. Tips wisata saat Gunung Fuji tidak bersalju

ilustrasi Gunung Fuji (pexels.com/Evgeny Tchebotarev)

Melihat Gunung Fuji tanpa salju punya kelebihan tersendiri. Warna gunung terlihat lebih kontras, jalur trekking lebih jelas, dan aktivitas outdoor terasa lebih aman. Namun tetap perhatikan hal-hal berikut:

  • Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat

  • Tetap bawa jaket karena suhu puncak bisa berubah cepat

  • Datang lebih pagi untuk menghindari kabut

  • Perhatikan jadwal resmi pendakian agar gak terkendala aturan

Jadi, kapan Gunung Fuji tidak bersalju? Jawabannya adalah diperkirakan pada bulan Juli hingga September, saat musim panas berlangsung di Jepang. Inilah waktu terbaik jika kamu ingin melihat Fuji tanpa lapisan salju atau berencana mendaki hingga puncak. Meski begitu, kondisi alam tetap dinamis, jadi persiapan dan riset tetap penting agar perjalananmu aman dan berkesan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team