Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Baggage Tag Kopermu Dicorat-Coret? Ini Penyebabnya!
ilustrasi baggae tag (pexels.com/Sergei Starostin)

  • Petugas bandara menandai indikasi overload

  • Barang pribadi melebihi batas bebas bea

  • Barang termasuk kategori larangan atau butuh izin

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bepergian naik pesawat selalu melibatkan koper sebagai barang paling setia menemani perjalanan, mulai dari liburan singkat sampai perjalanan lintas negara yang melelahkan. Namun, tidak sedikit pelancong yang terkejut saat melihat baggage tag di koper mereka penuh coretan spidol, stempel, atau tanda tertentu yang tampak asing. Bagi sebagian orang, tanda-tanda itu terlihat sepele, tetapi bagi yang sering bepergian, coretan pada baggage tag sering memunculkan rasa penasaran tersendiri.

Coretan tersebut bukan sekadar hiasan acak, melainkan bagian dari sistem kerja bandara yang jarang disadari penumpang. Memahami alasan di balik tanda ini penting agar perjalanan berikutnya terasa lebih tenang. Berikut beberapa penyebab kenapa baggage tag kopermu bisa dicorat-coret petugas bandara.

1. Petugas bandara menandai indikasi overload

ilustrasi overload (vecteezy.com/nuttawan jayawan)

Pada proses check in, koper akan melewati penimbangan dan pemindaian awal untuk memastikan berat sesuai ketentuan maskapai. Ketika koper terindikasi overload atau mendekati batas maksimum, petugas kerap memberi tanda khusus pada baggage tag sebagai penanda internal. Tanda ini membantu petugas lain di bagian pemuatan bagasi agar lebih berhati-hati saat menata koper di ruang kargo pesawat.

Coretan tersebut bukan bentuk peringatan bagi penumpang, melainkan komunikasi cepat antarpetugas agar distribusi beban pesawat tetap seimbang. Dalam praktiknya, tanda overload memudahkan tim ground handling mengidentifikasi koper yang membutuhkan penanganan berbeda. Hal ini penting demi keselamatan penerbangan sekaligus mencegah kerusakan koper akibat tekanan berlebih selama penerbangan.

2. Barang pribadi melebihi batas bebas bea

ilustrasi koper (vecteezy.com/Suwinai Sukanant)

Saat melakukan penerbangan internasional, koper penumpang akan diperiksa kembali oleh petugas bea cukai, terutama pada rute tertentu yang rawan membawa barang belanjaan berlebih. Jika hasil pemindaian menunjukkan indikasi barang pribadi melebihi batas bebas bea, baggage tag bisa diberi coretan sebagai penanda pemeriksaan lanjutan. Coretan ini memudahkan petugas di bandara tujuan untuk memprioritaskan koper tersebut saat tiba.

Bagi penumpang, tanda ini sering disalahartikan sebagai kesalahan administrasi, padahal fungsinya lebih ke efisiensi alur pemeriksaan. Petugas tidak serta-merta membuka koper, melainkan menandainya agar proses klarifikasi lebih cepat bila diperlukan. Tanda seperti ini justru membantu menghindari antrean panjang, karena koper sudah teridentifikasi sejak awal.

3. Barang termasuk kategori larangan atau butuh izin

ilustrasi obat-obatan (vecteezy.com/sasirin pamai)

Beberapa produk, seperti makanan segar, cairan tertentu, obat-obatan, atau barang berbahan hewani dan nabati, memerlukan izin khusus untuk dibawa lintas negara. Ketika pemindaian mendeteksi kemungkinan adanya barang tersebut, baggage tag sering dicorat-coret sebagai sinyal bagi petugas karantina atau keamanan bandara.

Coretan ini bersifat netral dan tidak langsung berarti pelanggaran. Tujuannya agar koper mendapat perhatian tambahan tanpa harus membuka seluruh bagasi penumpang lain. Dengan sistem penandaan sederhana, alur pemeriksaan menjadi lebih terarah dan efisien. Bagi awam, memahami hal ini penting agar tidak langsung panik saat melihat baggage tag penuh tanda aneh setelah mendarat.

4. Koper dipilih untuk pemeriksaan acak keamanan

ilustrasi baggae tag (vecteezy.com/Suwinai Sukanant)

Bandara di berbagai negara menerapkan pemeriksaan acak sebagai bagian dari standar keamanan penerbangan. Koper yang terpilih akan diberi tanda khusus pada baggage tag untuk menunjukkan bahwa bagasi tersebut sudah atau akan melewati pemeriksaan tambahan. Coretan ini membantu petugas memastikan koper tidak diperiksa dua kali secara tidak perlu.

Pemeriksaan acak dilakukan tanpa dasar pribadi, sehingga tidak ada kaitannya dengan penumpang secara individual. Sistem ini justru dirancang untuk menjaga keselamatan penerbangan secara menyeluruh. Pemeriksaan acak adalah prosedur umum yang berlaku global dan menjadi bagian dari pengalaman terbang.

5. Penanda rute transit atau penanganan khusus

ilustrasi baggae tag (pexels.com/Sergei Bezborodov)

Pada penerbangan dengan rute transit, koper akan berpindah pesawat dan bandara sebelum tiba di tujuan akhir. Untuk meminimalkan risiko salah kirim, baggage tag sering diberi coretan atau simbol tertentu sebagai penanda rute dan prioritas pemindahan. Tanda ini memudahkan petugas mengenali koper yang harus segera dipindahkan ke pesawat lanjutan.

Selain rute transit, penanganan khusus juga berlaku untuk koper berisi barang mudah pecah atau peralatan tertentu. Coretan pada baggage tag menjadi bahasa singkat antarpetugas agar koper diperlakukan sesuai kebutuhan. Dalam perjalanan jauh, sistem sederhana membantu koper tiba tepat waktu dan dalam kondisi lebih aman.

Pada akhirnya, coretan pada baggage tag koper bukan sesuatu yang perlu dicurigai berlebihan. Tanda tersebut merupakan bagian dari komunikasi internal bandara agar alur pemeriksaan, keamanan, dan pemindahan bagasi berjalan efisien. Jadi, semoga kamu gak perlu khawatir saat melihat baggage tag koper penuh coretan setelah mendarat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team