Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bersantai di rumah (pexels.com/Dima Valkov)
ilustrasi bersantai di rumah (pexels.com/Dima Valkov)

Intinya sih...

  • Tentukan tujuan staycation sejak awal untuk menyaring kebutuhan dan menikmati istirahat simpel tanpa ribet banyak barang bawaan.

  • Pilih akomodasi yang sudah memenuhi banyak kebutuhan, nyaman, fungsional, dan dekat dengan kebutuhan dasar.

  • Gunakan prinsip packing esensial dengan barang yang benar-benar digunakan, pakaian secukupnya, perlengkapan pribadi, dan aktivitas sederhana tapi bermakna.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Staycation kini menjadi pilihan liburan favorit banyak orang. Tanpa perlu bepergian jauh atau repot mengatur jadwal panjang, kita tetap bisa beristirahat dan mengisi ulang energi. Namun, tak sedikit yang justru merasa staycation jadi kurang nyaman karena terlalu banyak barang bawaan atau persiapan yang berlebihan.

Di sinilah konsep minimalis berperan penting. Dengan persiapan yang tepat dan sederhana, staycation bisa tetap praktis sekaligus nyaman. Berikut lima persiapan staycation ala minimalis yang bisa kamu terapkan.

1. Tentukan tujuan staycation sejak awal

ilustrasi berkemah di pantai (pexels.com/Snapwire)

Persiapan minimalis dimulai dari kejelasan tujuan. Apakah staycation ini untuk benar-benar istirahat, quality time bersama keluarga, atau sekadar ganti suasana sambil tetap produktif. Menentukan tujuan sejak awal akan sangat membantu menyaring kebutuhan.

Jika tujuan utamanya adalah relaksasi, kamu tak perlu membawa banyak perlengkapan kerja atau aktivitas yang justru menguras energi. Sebaliknya, bila staycation bertujuan mencari inspirasi, cukup bawa alat yang mendukung proses tersebut. Dengan memahami tujuan, kamu bisa menikmati istirahat simpel tanpa ribet banyak barang bawaan.

2. Pilih akomodasi yang sudah memenuhi banyak kebutuhan

ilustrasi stay cation (pexels.com/Ron Lach)

Ala minimalis bukan berarti mengorbankan kenyamanan. Justru, kuncinya ada pada pemilihan akomodasi yang tepat. Pilih tempat menginap yang sudah menyediakan fasilitas esensial seperti perlengkapan mandi, air minum, dapur kecil, atau area bersantai.

Dengan begitu, kamu tidak perlu membawa terlalu banyak barang dari rumah. Akomodasi yang nyaman dan fungsional akan mengurangi kebutuhan ekstra selama staycation. Selain itu, perhatikan juga lokasi dan aksesnya. Tempat yang dekat dengan kebutuhan dasar seperti minimarket atau restoran akan membuat staycation lebih praktis.

3. Gunakan prinsip packing esensial

ilustrasi packing (pexels.com/Timur Weber)

Packing minimalis berfokus pada barang yang benar-benar digunakan. Mulailah dengan membuat daftar singkat berisi kebutuhan utama. Seperti pakaian secukupnya, perlengkapan pribadi, dan barang pendukung kenyamanan seperti charger atau buku favorit.

Untuk pakaian, pilih item yang mudah dipadu padankan dan nyaman dipakai di berbagai situasi. Hindari membawa pakaian yang sering kali hanya memenuhi koper. Prinsip satu hari satu set, ditambah satu cadangan, biasanya sudah cukup untuk staycation singkat.

4. Siapkan aktivitas sederhana tapi bermakna

ilustrasi minum teh (pexels.com/Los Muertos Crew)

Staycation minimalis bukan berarti tanpa aktivitas. Melainkan memilih aktivitas yang sederhana namun memberi nilai. Daripada menyusun agenda padat, pilih satu atau dua kegiatan utama yang benar-benar ingin dinikmati.

Membaca buku yang tertunda, menikmati secangkir kopi tanpa terburu-buru, menulis jurnal, atau sekadar tidur siang dengan kualitas baik bisa menjadi aktivitas yang menenangkan. Aktivitas seperti ini tidak membutuhkan banyak perlengkapan. Namun memberikan dampak besar bagi kondisi mental.

5. Atur mindset bahwa cukup itu nyaman

ilustrasi perempuan minum teh (pexels.com/Freestocks.org)

Persiapan terakhir, dan sering kali paling penting, adalah mindset. Staycation ala minimalis menekankan bahwa kenyamanan tidak selalu datang dari banyaknya fasilitas atau barang yang dibawa. Rasa cukup justru menciptakan ketenangan.

Lepaskan keinginan untuk menyamai standar liburan orang lain. Fokuslah pada kebutuhan dan ritmemu sendiri. Dengan mindset ini, kamu akan lebih mudah menikmati suasana tanpa merasa kurang atau terbebani.

Staycation bisa menjadi pilihan praktis dan simpel untuk mengisi ulang energi. Dengan lima persiapan staycation ala minimalis ini, liburan singkat bisa terasa lebih ringan dan tetap nyaman. Kadang, yang kita butuhkan bukan liburan yang mewah. Melainkan jeda sederhana yang memberi ruang bernapas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian