ilustrasi hotel (pexels.com/Pixabay)
Dari segi biaya, staycation biasanya lebih terjangkau dan fleksibel. Kamu bisa menyesuaikan budget, bahkan melakukan staycation dadakan tanpa persiapan rumit.
Quietcation bisa saja lebih murah atau justru lebih mahal, tergantung lokasi dan konsepnya. Meski terlihat sederhana, quietcation sering butuh riset tempat yang benar-benar tenang dan sesuai kebutuhan. Persiapan mental juga penting, karena gak semua orang siap menghadapi kesunyian.
Quietcation vs staycation sebenarnya bukan soal mana yang lebih baik, tapi mana yang lebih kamu butuhkan saat ini. Kalau kamu cuma ingin istirahat singkat tanpa ribet, staycation jelas pilihan praktis. Tapi kalau kamu merasa lelah secara mental dan ingin benar-benar “pause” dari dunia luar, quietcation layak dicoba.
Intinya, liburan terbaik adalah liburan yang bikin kamu pulang dengan kondisi lebih baik dari sebelumnya. Jadi, dengarkan tubuh dan pikiranmu sebelum menentukan pilihan.