Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Mengecek Sistem Rem pada Mobil Bekas, Jangan Keliru!

Ilustrasi perbaikan rem mobil (pixabay/geraldoswald62)
Ilustrasi perbaikan rem mobil (pixabay/geraldoswald62)
Intinya sih...
  • Periksa ketebalan kampas rem untuk mengetahui apakah perlu penggantian agar pengereman tetap optimal.
  • Cek kondisi cakram atau tromol rem yang harus rata dan tidak aus agar proses pengereman stabil.
  • Uji respons pada pedal rem untuk memastikan tekanan konsisten dan hindari kebocoran minyak rem.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Membeli mobil bekas memerlukan ketelitian ekstra, terutama pada aspek keselamatan yang memang berkaitan langsung dengan sistem pengereman. Salah satu komponen penting yang wajib diperiksa adalah sistem rem karena memang berperan besar untuk mencegah risiko kecelakaan yang mungkin terjadi di jalan.

Sistem rem yang sering mengalami masalah biasanya tidak terlihat secara kasat mata, namun dampaknya bisa sangat fatal ketika mobil dikendarai. Simaklah beberapa tips berikut ini untuk mengecek sistem rem pada mobil bekas agar tetap aman ketika digunakan berkendara sehari-hari.

1. Periksa ketebalan kampas rem

ilustrasi pedal rem (unsplash.com/Ambitious Studio* - Rick Barrett)
ilustrasi pedal rem (unsplash.com/Ambitious Studio* - Rick Barrett)

Kampas rem merupakan komponen yang paling cepat mengalami aus karena bekerja secara langsung untuk menahan laju kendaraan ketika proses pengereman dilakukan. Ketebalan kampas rem yang semakin menipis menandakan diperlukan penggantian agar kinerja pengereman tetap berjalan dengan optimal.

Pemeriksaan bisa dilakukan dengan melihat kondisi kampas terlebih dahulu melalui celah velg atau pada saat roda dilepas. Jika kamu mendengar adanya bunyi berdecit pada saat rem diinjak, maka hal tersebut menandakan bahwa ada indikasi kampas rem sudah mulai aus.

2. Cek kondisi cakram atau tromol rem

ilustrasi pedal rem (unsplash.com/Unervi González)
ilustrasi pedal rem (unsplash.com/Unervi González)

Cakram atau tromol rem harus memiliki permukaan yang rata dan tidak sampai bergelombang agar proses pengereman berlangsung dengan stabil. Permukaan yang aus atau retak bisa mengurangi daya cengkram yang membuat rem terasa bergetar pada saat ditekan.

Perhatikan terlebih dahulu apakah memang ada goresan yang cukup dalam atau ada perubahan warna akibat panas berlebih yang terdapat pada rem tersebut. Kondisi yang ada menandakan bahwa penggunaan rem sudah mulai melewati batas wajar dan berpotensi menimbulkan masalah lanjutan.

3. Uji respons pada pedal rem

ilustrasi mengendarai mobil (unsplash.com/Matthew Henry)
ilustrasi mengendarai mobil (unsplash.com/Matthew Henry)

Pedal rem yang baik pada umumnya akan terasa lebih padat dan responsif ketika diinjak bukan terasa terlalu dalam dan empuk. Padahal yang terlalu dalam menandakan adanya udara pada sistem hidrolik atau kebocoran pada minyak rem.

Lakukan pengujian dengan menekan pedal rem pada saat mesin menyala dan mobil dalam posisi yang diam. Perubahan tekanan yang tidak konsisten harus diwaspadai karena bisa mempengaruhi kemampuan berhenti secara mendadak.

4. Perhatikan kondisi minyak rem

ilustrasi ganti oli mobil (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi ganti oli mobil (pexels.com/Pixabay)

Minyak rem berfungsi sebagai penghantar tekanan dari pedal ke sistem pengereman roda yang ada. Warna minyak rem yang baik pada umumnya terlihat bening atau bahkan sedikit kekuningan, bukan keruh atau justru kehitaman.

Minyak rem yang kotor menandakan adanya kontaminasi dan juga penurunan kualitas rem, sehingga hal ini harus segera diganti. Kondisi yang ada sebaiknya dapat segala ditangani dengan penggantian agar sistem pengereman tetap bekerja secara maksimal.

Mengecek sistem rem pada mobil bekas merupakan langkah penting untuk memastikan kendaraan tetap aman digunakan dalam berbagai kondisi jalan. Justru dengan melakukan pemeriksaan secara teliti sejak awal, maka risiko kerusakan tersembunyi pun dapat diminimalisir. Jangan pernah abaikan pengecekan pada sistem rem pada saat akan membeli mobil bekas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

5 Tips Memilih Oli Motor yang Tepat Sesuai Karakter Berkendara

23 Jan 2026, 20:32 WIBAutomotive