Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Faktor yang Bikin Transmisi Mobil Tersendat saat Pindah Gigi
ilustrasi transmisi mobil (pexels.com/Erik Mclean)
  • Transmisi mobil yang tersendat saat pindah gigi dapat memicu gigi terlepas sendiri, menandakan gangguan komponen dan mengganggu kenyamanan berkendara.
  • Kerusakan sinkromes, keausan blocking ring, serta roda gigi aus membuat proses penyamaan dan penghubungan putaran tidak optimal, sehingga perpindahan gigi terasa terhambat atau berbunyi.
  • Muatan melebihi kapasitas dan kebiasaan memindahkan gigi pada kecepatan tidak sesuai membebani transmisi, mempercepat kerusakan sinkromes serta roda gigi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mobil bisa susah ganti gigi dan terasa tersendat. Ini bisa terjadi karena bagian kecil di dalamnya rusak atau aus, seperti sinkromes, blocking ring, dan roda gigi. Mobil juga bisa keberatan kalau membawa muatan terlalu banyak. Ganti gigi saat mobil terlalu kencang juga bisa membuat bagian mobil cepat rusak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat akan memindahkan gigi, sering terjadi kondisi di mana transmisi terasa tersendat. Gangguan ini dapat menimbulkan berbagai masalah pada sistem transmisi kendaraan. Salah satu masalah yang paling umum muncul adalah gigi yang tiba-tiba terlepas dengan sendirinya.

Kondisi gigi yang terloncat biasanya menjadi indikasi adanya gangguan pada komponen transmisi. Hal tersebut dapat membuat perpindahan gigi menjadi tidak nyaman dan mengganggu kelancaran berkendara. Perhatikan berikut ini mengenai apa saja faktor yang membuat transmisi mobil tersendat saat pindah gigi.

1. Sinkromes rusak

ilustrasi transmisi mobil (pexels.com/OFFPAD PRODUCTIONS)

Sinkromes merupakan komponen pada mobil yang berfungsi menyamakan putaran gigi. Tugas utamanya adalah memastikan perpindahan percepatan dapat berlangsung cepat dan halus. Tanpa komponen ini, proses ganti gigi akan terasa kasar dan tidak nyaman.

Jika sinkromes mengalami kerusakan atau gangguan, maka perpindahan gigi tidak dapat bekerja optimal. Akibatnya, kamu akan merasakan adanya hambatan atau bunyi saat memindahkan tuas transmisi. Oleh sebab itu, kondisi sinkromes perlu diperiksa secara berkala agar performa transmisi tetap terjaga.

2. Blocking ring aus

ilustrasi transmisi mobil (pexels.com/Dextar Vision)

Blocking ring merupakan salah satu komponen pada sinkromes yang berbentuk gelang bergerigi. Warna komponen ini umumnya keemasan dan terletak di dalam sistem transmisi. Bentuk serta posisinya berperan penting dalam proses perpindahan gigi.

Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan putaran pada roda gigi percepatan. Apabila blocking ring mengalami keausan, maka sinkromes tidak dapat bekerja secara optimal. Akibatnya, perpindahan gigi menjadi tersendat dan kamu akan merasakan hambatan saat mengganti transmisi.

3. Roda gigi aus

ilustrasi transmisi mobil (pexels.com/Yan Krukau)

Apabila roda gigi sudah mengalami keausan, maka perpindahan transmisi akan terasa tersendat. Kondisi ini dapat mengganggu kelancaran berkendara dan memperparah kerusakan pada sistem. Oleh sebab itu, kamu perlu segera mengganti roda gigi yang aus dengan komponen baru.

Pemilihan komponen pengganti juga harus diperhatikan dengan baik. Gunakan roda gigi yang memiliki kualitas bagus agar lebih tahan lama. Dengan begitu, komponen tersebut dapat bertahan selama bertahun-tahun dan performa transmisi kamu tetap optimal.

4. Bobot muatan berlebihan

ilustrasi transmisi mobil (pexels.com/Vlad Deep)

Setiap kendaraan memiliki batas maksimal muatan yang berbeda-beda. Batas tersebut telah ditentukan oleh pabrikan sesuai dengan kemampuan mesin dan transmisi. Karena itu, kamu disarankan untuk tidak melebihi kapasitas beban yang dianjurkan.

Jika beban yang dibawa melebihi batas, maka kerja transmisi akan menjadi lebih berat. Kondisi ini dapat menyebabkan perpindahan gigi terasa tersendat dan tidak halus. Dalam jangka panjang, pembebanan berlebih juga berisiko mempercepat kerusakan pada komponen transmisi mobil kamu.

5. Gaya berkendara kurang tepat

ilustrasi mengemudi (pexels.com/Gustavo Fring)

Perpindahan gigi dapat mengalami sendatan apabila dilakukan pada waktu yang tidak tepat. Salah satu penyebabnya adalah ketika mobil masih dalam keadaan berjalan kencang. Proses pemindahan transmisi pada kondisi tersebut membuat putaran mesin dan roda gigi belum sinkron.

Kebiasaan memindahkan gigi sebelum kendaraan berhenti juga dapat merusak komponen transmisi. Hal ini terjadi karena adanya tekanan berlebih pada sinkromes dan roda gigi. Agar transmisi kamu tetap awet, pastikan kendaraan sudah dalam kecepatan yang sesuai sebelum melakukan perpindahan gigi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article