Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan menarik karena harga yang lebih terjangkau dan pilihan unitnya sangat beragam. Namun, proses transaksi yang melibatkan uang muka atau DP juga membuka celah bagi pelaku penipuan untuk memanfaatkan calon pembeli yang terburu-buru. Modusnya bahkan semakin meyakinkan karena pelaku dapat memakai foto kendaraan, identitas, hingga percakapan yang terlihat profesional untuk memperoleh kepercayaan.
Risiko semakin besar ketika calon pembeli menemukan mobil dengan harga menarik lalu takut unit tersebut lebih dahulu diambil orang lain. Tekanan untuk segera membayar DP dapat membuat proses pemeriksaan kendaraan, dokumen, identitas penjual, dan rekening penerima justru terlewat. Supaya transaksi mobil bekas gak berakhir dengan kerugian, kenali berbagai modus penipuan DP berikut sebelum melakukan transfer.
