Pilihan jenis kendaraan yang digunakan oleh seseorang di jalan raya ternyata tidak hanya mencerminkan status sosial, kebutuhan fungsional, atau preferensi estetika semata. Berbagai pengamatan di jalur lalu lintas modern menunjukkan adanya perbedaan gaya berkendara yang cukup kontras antara pengguna mobil berdimensi besar dengan mobil berukuran kecil. Fenomena ini sering kali terlihat pada bagaimana para pemilik mobil tipe Sport Utility Vehicle (SUV) mengendalikan kendaraan mereka di tengah padatnya arus jalanan.
Banyak pengguna jalan mengeluhkan bahwa pengemudi SUV besar sering kali menunjukkan perilaku berkendara yang jauh lebih dominan dan menekan jika dibandingkan dengan pengemudi sedan. Pengendara mobil sedan umumnya terlihat lebih defensif, berhati-hati, dan cenderung menjaga jarak aman saat melintasi rute yang padat atau rusak. Sebaliknya, karakter berkendara yang berani dan cenderung ofensif dari balik kemudi mobil kokoh tersebut kini berhasil dijelaskan secara ilmiah melalui pendekatan ilmu jiwa dan analisis keselamatan.
