Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Dampak Buruk Menaruh Barang Berat di Dashboard Mobil

5 Dampak Buruk Menaruh Barang Berat di Dashboard Mobil
ilustrasi kacamata di dashboard mobil (freepik.com/freepik)
Share Article

Bagian dashboard mobil kerap kamu jadikan tempat untuk menyimpan berbagai barang. Alasannya karena letaknya mudah dijangkau selama mengemudi. Kebiasaan ini memang terasa praktis dan sederhana.

Meskipun demikian, meletakkan benda di atas dashboard sebenarnya tidak dianjurkan. Benda-benda tersebut dapat bergeser, jatuh, bahkan mengganggu pandangan ketika kendaraan bergerak. Berikut ini macam-macam dampak buruk menaruh barang berat di dashboard mobil.

1. Mengganggu pemandangan

ilustrasi mengemudi
ilustrasi mengemudi (unsplash.com/Art Markiv)

Benda dengan ukuran besar maupun bobot berat yang diletakkan di dashboard berpotensi mengganggu visibilitas. Saat berada tepat di depan pengemudi, barang tersebut bisa menutupi sebagian area kaca depan. Akibatnya pandangan kamu menjadi terbatas ketika sedang mengemudi.

Kondisi ini tentu berisiko menimbulkan bahaya di jalan. Jarak pandang yang terhalang membuat kamu sulit mengantisipasi situasi lalu lintas di depan. Untuk menjaga keselamatan, sebaiknya hindari menyimpan barang besar di area dashboard kendaraan.

2. Berbahaya saat rem mendadak

ilustrasi menyetir mobil
ilustrasi menyetir mobil (pexels.com/Adrien Gambet)

Ketika kamu harus melakukan pengereman mendadak atau kendaraan mengalami tabrakan, benda yang diletakkan di dashboard dapat terdorong ke depan. Dorongan tersebut terjadi karena adanya gaya inersia yang cukup besar. Akibatnya barang bisa terlempar dengan kecepatan tinggi ke berbagai arah.

Situasi ini berpotensi menimbulkan cedera pada pengemudi maupun penumpang. Benda keras yang terlempar juga bisa merusak interior atau memantul mengenai kaca. Oleh karena itu, dashboard sebaiknya tetap kosong agar tidak menjadi sumber bahaya saat terjadi keadaan darurat.

3. Menghambat kinerja airbag

ilustrasi menyetir mobil
ilustrasi menyetir mobil (unsplash.com/Alex Jumper)

Airbag pada mobil telah didesain untuk mengembang secara otomatis dari dalam dashboard saat terjadi benturan keras. Proses pengembangannya berlangsung sangat cepat guna melindungi pengemudi dan penumpang. Sistem ini hanya dapat bekerja optimal jika tidak ada hambatan di sekitarnya.

Apabila terdapat barang di atas dashboard, maka benda tersebut dapat menghalangi jalannya airbag. Selain itu, barang itu juga berpotensi terpental dan mengenai kamu dengan keras ketika airbag mengembang. Oleh sebab itu, area dashboard sebaiknya dibiarkan kosong agar fitur keselamatan dapat berfungsi dengan baik.

4. Rentan rusak

ilustrasi pelapis dashboard mobil
ilustrasi pelapis dashboard mobil (pexels.com/SAULO LEITE)

Beban berat yang diletakkan di atas dashboard dalam jangka waktu lama dapat memberikan tekanan berlebih. Tekanan tersebut membuat material dashboard menjadi lebih cepat mengalami kerusakan. Lama-kelamaan permukaan dashboard bisa muncul retakan halus.

Kondisi ini tidak hanya merusak tampilan interior mobil, tetapi juga mengurangi kekuatannya. Dashboard yang retak akan sulit diperbaiki dan biaya perbaikannya cukup tinggi. Oleh karena itu, kamu sebaiknya menghindari menaruh benda berat di area tersebut agar dashboard tetap awet.

5. Menimbulkan bunyi berisik

ilustrasi menyetir mobil
ilustrasi menyetir mobil (unsplash.com/why kei)

Benda yang kamu simpan di atas dashboard dapat bergerak ketika mobil melintasi jalan tidak rata. Getaran dari permukaan jalan membuat barang tersebut bergeser dari posisinya. Suara benturan yang ditimbulkan pun bisa mengganggu konsentrasi berkendara.

Selain menimbulkan gangguan, pergeseran barang juga berpotensi menghalangi pandangan atau jatuh ke area pedal. Hal ini tentu dapat membahayakan keselamatan saat mengemudi. Sebaiknya kamu menyimpan barang di tempat yang lebih stabil agar tidak mudah berpindah saat kendaraan berjalan.

Menaruh barang di dashboard bisa menghalangi pandangan, merusak airbag, dan membuat dashboard retak. Demi keselamatan dan keawetan mobil, sebaiknya dashboard dibiarkan kosong.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More