Kebakaran mobil bisa terjadi pada kendaraan listrik maupun mobil bermesin bensin. Namun, keduanya memiliki sumber bahaya, karakteristik api, hingga tantangan pemadaman yang berbeda. Perbedaan ini berkaitan erat dengan komponen yang terbakar dan cara energi disimpan atau digunakan oleh kendaraan.
Pada mobil listrik, perhatian utama tertuju pada baterai bertegangan tinggi yang berpotensi mengalami thermal runaway. Sementara itu, pada mobil bensin, kebocoran bahan bakar dan gangguan pada sistem kelistrikan dapat memicu kebakaran. Meski demikian, tingkat bahayanya tidak bisa ditentukan hanya dari jenis kendaraan.
