ilustrasi mobil WR-V (honda-indonesia.com)
Sekarang, banyak produsen otomotif yang menyertakan Hill Start Assist sebagai fitur standar, bahkan di mobil dengan harga terjangkau. Contohnya, Toyota Raize, Honda WR-V, Daihatsu Rocky, hingga Suzuki XL7 sudah punya fitur ini. Sementara di segmen menengah ke atas, fitur ini juga hadir di model seperti Mazda CX-5, Hyundai Creta, dan Mitsubishi Xpander.
Fitur ini biasanya menjadi bagian dari paket keselamatan aktif, bersama ABS, EBD, dan Vehicle Stability Control. Jadi, sebelum membeli mobil baru, ada baiknya mengecek apakah mobil tersebut sudah memiliki Hill Start Assist. Meskipun tampak sepele, fitur ini bisa memberikan rasa aman ekstra, terutama bagi pengemudi yang sering melewati rute tanjakan.
Hill Start Assist memang terdengar sederhana, tapi perannya sangat penting dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan di jalan. Dengan sistem ini, pengemudi bisa lebih tenang saat berhenti di tanjakan tanpa perlu takut mobil mundur. Selain membuat pengalaman berkendara lebih mulus, fitur ini juga mencerminkan bagaimana teknologi otomotif terus berkembang untuk membantu manusia dalam situasi sehari-hari. Jadi, mulai sekarang, jangan remehkan fitur kecil ini karena dampaknya bisa sangat besar di momen yang tepat.
Apa itu Hill Start Assist? | Hill Start Assist (HSA) adalah fitur keselamatan pada mobil yang berfungsi menahan rem sementara saat kendaraan berhenti di tanjakan, sehingga mobil tidak mundur ketika pengemudi memindahkan kaki dari pedal rem ke gas. |
Bagaimana cara kerja Hill Start Assist? | Sistem HSA bekerja dengan menahan tekanan rem selama beberapa detik setelah pedal rem dilepas di tanjakan. Waktu ini memberi kesempatan pengemudi untuk menekan pedal gas tanpa takut mobil melorot ke belakang. |
Apakah Hill Start Assist hanya ada di mobil transmisi manual? | Tidak. Hill Start Assist tersedia pada mobil manual maupun otomatis, meski awalnya fitur ini lebih ditujukan untuk membantu pengemudi mobil manual saat start di tanjakan. |