Kebiasaan merawat kebersihan kendaraan roda dua maupun roda empat sering kali diwarnai oleh berbagai jalan pintas yang dianggap praktis dan ekonomis oleh pemiliknya. Salah satu fenomena yang sangat marak dijumpai di masyarakat adalah penggunaan cairan pencuci piring komersial untuk membasuh seluruh bodi mobil atau motor. Banyak orang merasa sangat puas menggunakan produk dapur ini karena formulanya terbukti sangat ampuh dalam merontokkan noda minyak, bekas pelumas, serta kotoran pekat yang menempel pada sasis kendaraan.
Namun, di balik efektivitasnya yang terlihat instan dalam melenyapkan kotoran, terdapat ancaman kerusakan kimiawi yang sangat fatal bagi masa depan cat kendaraan. Cairan yang diformulasikan khusus untuk perabot dapur ini ternyata menyimpan karakter zat yang sangat agresif terhadap material luar otomotif. Mengganti sampo khusus kendaraan dengan sabun pembersih lemak dapur secara terus-menerus merupakan langkah awal dari pemudaran estetika eksterior yang akan merugikan pemilik secara materi.
