Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Benarkah Cat Motor Pabrikan Lebih Awet Dibanding Cat Repaint?

ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Erik Mclean)
ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Erik Mclean)

Cat motor adalah salah satu faktor penting yang menentukan penampilan dan nilai estetika sebuah kendaraan. Banyak pemilik motor yang merasa puas dengan warna bawaan pabrik, sementara sebagian lainnya memilih melakukan repaint untuk mendapatkan tampilan yang lebih segar atau unik. Namun muncul pertanyaan besar: apakah cat pabrikan benar-benar lebih tahan lama dibandingkan cat repaint?

Memahami perbedaan kualitas antara cat bawaan pabrik dan cat hasil pengecatan ulang penting agar pemilik motor bisa mengambil keputusan yang tepat. Tidak hanya soal warna, namun juga soal ketahanan terhadap cuaca, goresan, dan proses penuaan cat dari waktu ke waktu.

1. Cat pabrikan menggunakan proses dan teknologi berbeda

ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Erik Mclean)
ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Erik Mclean)

Cat motor bawaan pabrik dibuat melalui proses industri yang sangat ketat. Umumnya, pabrikan menggunakan metode pengecatan berbasis robotik dengan standar kualitas yang sangat tinggi. Lapisan cat diaplikasikan secara berurutan, mulai dari base coat, color coat, hingga clear coat, dan semuanya dilakukan dalam ruangan khusus dengan suhu yang terkontrol.

Bukan hanya itu, cat pabrikan juga dikeringkan menggunakan oven berteknologi tinggi (baking system) sehingga lapisan cat menyatu jauh lebih sempurna. Kombinasi inilah yang membuat cat bawaan pabrik terkenal lebih awet, rata, dan tahan terhadap sinar ultraviolet maupun perubahan cuaca ekstrem.

2. Cat repaint sangat bergantung pada kualitas bahan dan bengkel

ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Erik Mclean)
ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Erik Mclean)

Repaint bisa menghasilkan warna yang lebih segar atau berbeda dari warna bawaan, tetapi kualitasnya sangat bergantung pada tempat pengerjaan. Bengkel cat yang profesional biasanya memiliki ruang cat khusus, peralatan memadai, dan teknisi berpengalaman. Dengan bahan cat premium dan proses yang rapi, hasil repaint dapat mendekati bahkan menyamai kualitas pabrikan.

Namun di sisi lain, banyak bengkel cat yang masih melakukan pengerjaan secara manual tanpa standar yang konsisten. Pemilihan cat yang murah, proses pengamplasan yang tidak merata, atau clear coat yang tipis dapat membuat hasil cat lebih cepat pudar. Inilah sebabnya mengapa cat repaint sering dianggap kurang tahan lama—karena antara satu bengkel dengan yang lain kualitasnya bisa sangat berbeda.

3. Faktor perawatan memberi pengaruh besar pada ketahanan cat

ilustrasi memperhatikan cat mobil (Pexels.com/Sleepi Alleyne)
ilustrasi memperhatikan cat mobil (Pexels.com/Sleepi Alleyne)

Baik cat pabrikan maupun repaint, ketahanannya sangat dipengaruhi oleh cara perawatan pemilik motor. Motor yang sering terpapar matahari langsung tanpa dilapisi pelindung (wax atau coating) akan lebih cepat kusam. Begitu juga motor yang sering dicuci menggunakan sabun colek atau deterjen keras—lapisan clear coat bisa terkikis dan membuat warna cepat pudar.

Jika dirawat dengan benar, cat repaint berkualitas tinggi mampu bertahan cukup lama, bahkan hingga bertahun-tahun. Sementara itu, cat pabrikan memang unggul dalam hal konsistensi dan standar kualitas, namun tetap membutuhkan perawatan rutin agar warnanya tidak cepat hilang terkena cuaca dan kotoran jalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Benarkah Cat Motor Pabrikan Lebih Awet Dibanding Cat Repaint?

30 Nov 2025, 08:05 WIBAutomotive