ilustrasi jual beli mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)
Jika bonus belum bisa dicantumkan dalam spk, jangan berhenti hanya dengan janji lisan. Simpan percakapan dengan sales yang berisi penawaran bonus dan pastikan informasi tersebut dapat ditelusuri dengan jelas.
Bukti chat memang dapat membantu menunjukkan adanya komunikasi sebelumnya, tetapi dokumen resmi dari dealer tetap lebih kuat sebagai pegangan. Karena itu, mintalah konfirmasi tertulis melalui dokumen, email, atau pesan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sebelum menandatangani spk, baca kembali seluruh kesepakatan yang sudah dibicarakan. Cocokkan harga mobil, diskon, program promo, metode pembayaran, estimasi pengiriman, hingga bonus tambahan yang dijanjikan.
Jangan merasa sungkan untuk meminta revisi atau penambahan keterangan jika ada kesepakatan yang belum tercantum. Lebih baik meluangkan beberapa menit untuk memastikan dokumen lengkap daripada harus mengejar bonus setelah mobil sudah berada di rumah.
Pada akhirnya, bonus dari sales memang tidak selalu harus tertulis langsung di kolom utama spk. Namun, kesepakatan tersebut sebaiknya tetap memiliki bukti tertulis yang jelas, baik dalam spk maupun dokumen resmi pendukung lainnya.
Ingat, bonus yang hanya hidup dalam obrolan bisa ikut hilang saat obrolannya berakhir. Jadi, sebelum tanda tangan spk, pastikan semua yang dijanjikan sudah tercatat dan bisa dibuktikan.