Banyak pengemudi merasa sudah mengatur spion mobil dengan benar, tetapi masih sering dikejutkan oleh kendaraan yang tiba-tiba muncul di samping bodi mobil. Kesalahan fatal yang paling sering dilakukan adalah mengarahkan spion samping hingga sebagian bodi mobil sendiri masih terlihat jelas. Kebiasaan ini sebenarnya membuat fungsi spion samping tumpang tindih dengan spion tengah, sehingga menyisakan area buta atau blind spot yang cukup luas di sisi kanan dan kiri kendaraan.
Untuk mengatasi masalah keselamatan ini, Society of Automotive Engineers (SAE) menerbitkan sebuah panduan yang sangat efektif sejak tahun 1995. Metode SAE merekomendasikan pengemudi untuk mengarahkan spion samping lebih jauh ke luar. Dengan mengubah sudut pandang spion samping, area yang sebelumnya tidak terpantau kini bisa terlihat dengan jelas, sehingga meminimalkan risiko kecelakaan saat berpindah jalur di jalan raya.
