Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Geely EX2 Tembus Produksi 1 Juta Unit, Cuma Butuh Dua Tahun!

3 min read
Geely EX2 Tembus Produksi 1 Juta Unit, Cuma Butuh Dua Tahun!
Geely EX2 (global.geely.com)
  • Geely EX2 mencapai produksi kumulatif satu juta unit pada 20 Oktober 2026, sekitar dua tahun setelah diperkenalkan; angka ini mencerminkan produksi, bukan penjualan ritel.
  • Penjualan ritel EX2 di China mencapai 465.775 unit pada 2025 dan 310.391 unit selama Januari–September 2026, sambil memperluas pasar internasional termasuk Indonesia.
  • EX2 menawarkan motor hingga 114 hp, baterai LFP dengan jarak tempuh CLTC hingga 480 km, serta bagasi belakang hingga 1.320 liter saat kursi dilipat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Geely EX2 mencatat pencapaian besar di pasar mobil listrik global. Hatchback listrik yang dikenal sebagai Xingyuan di China ini telah mencapai produksi kumulatif satu juta unit pada 20 Oktober 2026, hanya sekitar dua tahun sejak pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2024.

Mengutip laporan CarNewsChina.com, pencapaian tersebut menunjukkan pesatnya perkembangan model listrik kompak Geely. Namun, angka satu juta unit ini merujuk pada total produksi kendaraan, bukan jumlah penjualan ritel di China. Mobil ini juga telah merambah sejumlah pasar internasional, termasuk Asia Tenggara, Amerika Latin, Australia, dan Inggris.

  1. 1. Produksi meningkat, pasar ekspor semakin luas

    IMG_9685.jpeg
    Pre-book Geely EX2 dibuka (Geely)

    Geely mencatat beberapa tonggak produksi dalam waktu relatif singkat. Pada Mei 2025, jumlah produksi EX2 mencapai 200 ribu unit. Angkanya kemudian meningkat menjadi 600 ribu unit pada Maret 2026, 800 ribu unit pada Agustus 2026, hingga akhirnya menembus satu juta unit pada Oktober 2026. Sementara itu, angka 500 ribu unit yang dilaporkan pada Desember 2025 mengacu pada pengiriman kepada pelanggan, bukan produksi pabrik.

    Di pasar domestiknya, EX2 membukukan penjualan ritel sebanyak 465.775 unit sepanjang 2025 berdasarkan data China EV DataTracker. Pada Januari hingga September 2026, penjualannya mencapai 310.391 unit. Model ini juga mulai dipasarkan di sejumlah negara dengan nama EX2 atau E2. Di Indonesia, perakitan lokal telah dimulai di Purwakarta pada Januari 2026. Sementara di Brasil, produksi di kompleks Ayrton Senna dijadwalkan dimulai pada Desember 2026.

  2. 2. Motor listrik bertenaga hingga 114 hp

    Perbandingan BYD Atto 1 vs Geely EX2
    Geely EX2 (geelywonder.id)

    Geely EX2 menggunakan Global Intelligent Electric Architecture (GEA), dengan konfigurasi motor listrik di bagian belakang, penggerak roda belakang, serta suspensi belakang independen multi-link. Konfigurasi ini berbeda dari BYD Seagull dan Wuling Bingo yang menggunakan penggerak roda depan serta suspensi belakang torsion beam sebagai standar. Untuk sektor tenaga, tersedia dua pilihan motor dengan output 58 kW atau 78 hp dan 85 kW atau 114 hp.

    Mobil ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dipasarkan dengan merek Aegis Short Blade. Pilihan kapasitas baterainya meliputi 30,12 kWh dan 40,16 kWh, dengan jarak tempuh berdasarkan pengujian CLTC masing-masing 310 km dan 410 km. Pada pembaruan Mei 2026, Geely juga menghadirkan varian dengan jarak tempuh 480 km berdasarkan CLTC serta sistem kokpit Flyme Auto 2.0.

  3. 3. Harga kompetitif dan bagasi cukup lapang

    Daftar mobil Geely
    Geely EX2 (geely.com)

    Di China, Geely EX2 model 2026 sempat ditawarkan dengan harga promosi mulai 61.800 yuan atau sekitar US$9.235 untuk varian berjarak tempuh 310 km berdasarkan CLTC. Sementara itu, varian dengan jarak tempuh 480 km dibanderol 86.800 yuan atau sekitar US$12.970. Setelah subsidi 3.000 yuan, harganya menjadi 83.800 yuan atau sekitar US$12.520. Harga tersebut merupakan penawaran di China dan tidak bisa langsung disamakan dengan harga di Indonesia.

    Selain harga, kapasitas penyimpanan menjadi salah satu keunggulan EX2. Mobil ini memiliki bagasi depan berkapasitas 70 liter dan bagasi belakang 375 liter. Jika kursi belakang dilipat, kapasitas bagasi belakang dapat meningkat hingga 1.320 liter. Kombinasi dimensi kompak, pilihan jarak tempuh, dan ruang penyimpanan tersebut membuat EX2 berpotensi menarik bagi konsumen yang mencari mobil listrik untuk mobilitas harian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More